oleh

Komitmen Pertahankan Perda Larangan Batubara

-Metropolis-56 views

PRABUMULIH – Meski tak memiliki kawasan penambangan batubara, namun warga yang tinggal di Kelurahan Payuputat dan Kelurahan Gunung Kemala resah akibat penambangan batubara, salah satu perusahaan yang ada di wilayah Muara Enim.

Karena itulah, DPRD Kota Prabumulih berkomitmen untuk mempertahankan Peraturan Daerah (Perda) tentang larangan penambangan batubara di Kota Nanas.

“Kami akan mempertahankan itu, pak Wali Kota juga sangat ingin perda itu tetap ada. Karena akan banyak dampak yang dirasakan masyarakat bila Perda itu dicabut,” kata Ketua DPRD sementara Sutarno SE.

Sutarno menuturkan, saat ini sudah banyak contoh dari dampak akibat aktivitas penambangan batubara. “Walaupun bukan di daerah kita, tapi warga kita sudah terimbas terkena dampaknya. Itu hanya contoh kecil,” tuturnya.

Karena itulah ungkapnya, masyarakat tak perlu khawatir sebab DPRD akan tetap berjuang agar kota Prabumulih bebas dari penambangan batubara. “Kalau itu terjadi (penambangan di Prabumulih) akan ada kerugian yang cukup besar untuk Prabumulih,” tegasnya.

Lebih lanjut politisi partai Golongan Karya (Golkar) ini mengutarakan, pihaknya sudah menerima keluhan dari masyarakat akibat limbah batubara. “Bahkan sudah ada surat pemberitahuan, akan ada aksi besok (hari Rabu, [9/10]. red),” bebernya.

Nah, disinggung terkait keluhan masyarakat langkah apa yang akan diambil oleh DPRD. Terlebih permasalahan limbah tersebut sudah sejak lama. “Nanti akan kita rapatkan dengan pimpinan, yang pasti saat aksi kita selaku wakil rakyat siap menerima mereka,” tukasnya. (08)

Komentar

News Feed