oleh

Ketua RT Tinggal di RTLH

-Metropolis-367 views

GUNUNG IBUL – Program pengentasan kemiskikan dengan membangun tumah baru bagi pelilik Rumah Tak Layak Huni (RTLH) masih belum secara menyeluruh dirasakan.
Di Kelurahan Gunung Ibul RT 6 RW 3 misalnya, masih terdapat rumah dengan kondisi yang memperihatinkan. Mirisnya lagi, pemilik rumah tersebut adalah Sakimun ketua RT setempat.
Ia lebih memilih memprioritaskan dan mengajukan nama warga sekitar untuk mendapatkan bantuan rehab rumah meskipun rumahnya sendiri masih tak layak huni. “Sudah diajukan, di RT kami ado empat orang termasuk yang punyo kami,” kata Sakimun.
Hanya saja ungkap dia, sejak diusulkan hingga saat ini bantuan belum juga turun. Apalagi kata dia, dari sejumlah usulan hanya dirinya yang mendapat bantuan dari Kementerian Perumahan Rakyat.
“Dapat dari kementerian, tapi sampai sekarang belum jugo turun. Memang dulu kepengen dari Baznas biar cepat, tapi dapat dari kementerian. Tapi namonyo RT nak mikirkan warga dulu, nunggu bae dapatnyo yang mano,” imbuh pria yang sudah sekitar 3 tahun menjadi ketua RT ini.
Sakimun mengungkapkan, untuk lahan atau tanah yang ditempati tersebut merupakan lahan miliknya sendiri. “Dari tahun 2008 waktu masih sepi belum ado siapo-siapo di sini, kito belinyo 5juta. Langsung dibangun dewek untuk ditempati,” beber Sakimun
Sejumlah warga mengaku prihatin dengan kondisi tempat tinggal Sakimun, apalagi dirumah tersebut sakimun tinggal bersama istri dan anak-anaknya. “Dak tau ngapo idak dibantu, padahal ketuo RT, gawenyo ngusulkan bantuan tapi dio dewek belum dapat,” ucap sejumlah warga.
Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM yang mengetahui, masih adanya warga yang tinggal di RTLH langsung meminta agar rumah tersebut untuk segera dibantu. Bahkan dirinya secara langsung meminta agar pembangunan dialihkan ke Baznas. “Harus diurus secepatnya, minta Bappeda Baznas segera diurus ini,” ucapnya.
Sementara itu Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (BAppeda) Elman ST MM dikonfirmasi mengungkapkan, untuk penerima bantuan yang dialihkan ke Baznas akan kembali diverifikasi dengan teliti sehingga tak tumpang tindih. “Itu cek periksa lagi dengan teliti seperti rumah pak Sakimun agar tidak tumpang tindih dengan penerimaan dari kementerian perumahan rakyat,” jelasnya.
Disinggung mengenai bantuan dari pusat, yang juga belum turun. Elman mengungkapkan bantuan bedah rumah dari kemenpera yang berjumlah 367 RTLH hanya tinggal menunggu dari pusat. “Kalau dari kita data sudah siap dan lengkap, tinggal dari pusat dan masih dalam proses. Insyallah kemungkinan bulan Mei atau Juni dari pusat datang untuk sosialisasi,” tukasnya. (05)

News Feed