oleh

Kesadaran Urus Akte Kematian Minim

-Kecamatan-20 views
  • Minta Ketua RT Proaktif

PRABUMULIH – Kesadaran masyarakat Kota Prabumulih, dalam mengurus akte kematian anggota keluarga yang sudah meninggal masih sangat rendah.

Hal itu seperti yang disampaikan oleh Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (disudcapil), melalui Kabid Pelayanan Catatan Sipil Rivan Iswandi SE.

“Kesadaran masyarakat masih sangat rendah, sangat minim keluarga yang mengurus akte kematian keluarga yang meninggal,” kata Rivan.

Ia mengakui, didusdukcapil Kota Prabumulih yang mengurus akte kematian hanyalah yang memiliki kepentingan. “Banyak yang keturunan (thionghoa), kemudian PNS untuk pensiun dan yang ambil kredit. Kalau yang lain itu ada juga tapi sangat sedikit,” imbuhnya.

Padahal kata Rivan, akte tak hanya berguna untuk keperluan ahli waris mengurus warisan ataupun asuransi. Namun juga, berguna untuk keperluan lain. “Yang jelas admisitrasi menjadi lebih tertib. Dengan diterbitkan akte kematian otomatis akan dihapus dari KK,” imbuhnya.

Kemudian dengan mengurus akte kematian,  juga berpengaruh dengan pembayaran BPJS, serta berpengaruh juga terhadap data bantuan-bantuan sosial yang digulirkan oleh pemerintah. “Kalau tidak diurus akte pembayaran BPJS masih tetap ditagih, dan tak heran kalau misalnya yang meninggal masih menerima bantuan atau masih masuk dalam mata pilih. Karena datanya belum terhapus,” tuturnya.

Nah, dengan minimnya kesadaran masyarakat dalam mengurus akte kematian. Ia berharap ketua RT atau lurah kades proaktif. Dengan menyampaikan laporan ke Disdukcapil. “Yang meninggal itu pasti ada, dan itu harus dilaporkan. Kami meminta peran serta dari ketua RT, karena mungkin keluarga berduka atau tidak terfikir,” imbuhnya.

Lebih lanjut Rivan mengatakan, persyaratan mengurus akte kematian tidaklah rumit. Cukup dengan melampirkan surat keterangan kematian. “Melampirkan KK anggota keluarga, dan foto itu saja,” tukasnya menuturkan kepengurusan bisa disampaikan melalui via online.(08)

 

Komentar

News Feed