oleh

Kendaraan Dialihkan ke Jalan Lingkar

-Metropolis-70 views

PRABUMULIH – Menghindari kemacetan dalam kota, karena adanya perhelatan karnaval dalam rangka memeriahkan HUT Kota ke-18 pada Sabtu (20/10).

Dinas Perhubungan (Dishub) bersama Satuan Lalu Lintas (Satlantas) melakukan rekayasa lalu lintas (Lalin).

Plt Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub), M Yusuf Arni SPd MM melalui Kabid Lalin dan Angkutan Jalan, Samsul Feri SE MSi menerangkan, kalau jalan dalam kota ditutup mulai dari Simpang Air Mancur hingga Tugu Nanas.

“Kendaraan hendak melintasi Prabumulih, dialihkan ke Jalan Lingkar untuk sementara waktu. Penutupan jalan dilakukan mulai pukul 05.30 WIB hingga 19.00 WIB,” terang Feri, sapaan akrabnya dikonfirmasi koran ini, Kamis (17/10).

Hal itu, kata dia, dilakukan agar kendaraan tidak masuk kota dan menambah kemacetan dalam kota akibat adanya kegiatan karnaval merupakan agenda tahunan.

“Kita imbau, agar kendaraan dari luar kota tidak masuk kota. Cari jalur alternatif, sehingga tidak menambah kemacetan di kota ini,” akunya.

Sambungnya, rute karnaval tersebut mulai dari Bawah Kemang, hingga atau berakhir di Tugu Serangan Balas, Prabu Jaya.

“Ada sekitar 200-an petugas Dishub dan Satlantas, siaga di 16 titik untuk melakukan pengaturan lalin selama berjalannya karnaval. Rekayasa lalin itu, hanya kita lakukan sehari saja karena karnaval tersebut,” jelasnya.

Sementara itu, Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kabag Ops, Kompol Agus Slamet untuk pengamanan karnaval menyebar sekitar 160 personel.

“Kita sebar personel Satlantas, Sat Sabhara dan lainnya untuk pengamanan dan pengaturan lalin selama karnaval. Memang jalan dalam kota ditutup sementara, kendaraan luar kota dialihkan ke Jalan Lingkar,” tukasnya.

Sambungnya, personel Polres dibantu juga personel Polsek sebagai back up diterjunkan di sejumlah titik.“Kita sebar personel, siaga selama karnaval,” pungkasnya. (03)

Siagakan 9 Ambulance

MENGANTISIPASI Hal-hal tidak diinginkan, khususnya peserta karnaval sakit, pingsan dan lainnya. Dinas Kesehatan (Dinkes) menyiadakan setidaknya 9 ambulance dari puskesmas ada dibawa naungannya.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tedjo TS MPH melalui Sekretaris, dr Hj Hesti Widyaningsih MKes MARS.

“9 ambulance itu kita sebar di titik-titik telah ditentukan. Siaga, jika ada peserta karnaval sakit dan pingsan, bisa langsung dilakukan perawatan,” bebernya.

Menurutnya, hal itu sudah menjadi agenda rutin setiap kali kegiatan karnaval. Apalagi, kata dia, jika cuaca cukup panas jelas banyak peserta tidak kuat.

“Apalagi, jarak ditempuh mulai start hingga finish karnaval, relatif cukup jauh,” tukasnya.

Ia mengimbau, agar tidak dehidrasi peserta ikut karnaval sebaiknya sarapan dahulu. “Karena, kita tidak tahu kondisi cuaca. Untuk menghindari hal-hal tidak diinginkan,” pesannya. (03)

Komentar

News Feed