oleh

Kembali Lelang Tujuh Jabatan Kepala OPD

PRABUMULIH – Sebanyak tujuh jabatan kosong di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot), berupa Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kembali dilelang. Jabatan tersebut meliputi; Kepala Dinas Ketahanan Pangan (Kadis KP), Kepala Dinas Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KadisP P2KBP3A), Kepala Satuan Pamong Praja (Kasat Pol PP) Pemadam Kebakar’an dan Penyelamatan, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Kepala Bappeda), Kepala Perpustakaan dan Kearsipan (Kadis Pusdokar), Kepala Dinas Perhubungan (Kadishub) dan Kepala Dinas Sosial (Kadinsos).

Kepala Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM), Beny Rizal SH MH menyebutkan, lelang jabatan telah dibuka sejak 1 Agustus lalu dan berakhir pada 15 Agustus. “Paling lambat berkas persyaratan diterima 15 Agustus sekitar pukul 15.00 WIB di Kantor BKPSDM Lantai 3 Gedung Perkantoran Pemkot, bagi pejabat berminat untuk ikut lelang,” ujarnya kepada awak media, akhir pekan kemarin.

Beny menyebutkan, sejumlah persyaratan mengikuti lelang jabatan ini. Seperti; berstatus pegawai negeri sipil (PNS) di Pemkot, Pemprov atau Kabupaten/Kota di Sumatera Selatan (Sumsel). Lalu mempuyai izin tertulis dari pejabat pembina kepegawaian bersangkutan, memiliki pangkat/golongan paling rendah pembina golongan IVA, memiliki pengalaman dalam bidang tugas terkait jabatan diikuti paling kurang 5 tahun, pernah atau sedang menduduki jabatan pimpinan pratama (eselon IIb) atau jabatan administrator (eselon IIIa minimal 1 tahun atau jabatan administrator (eselon IIIb) minimal 3 tahun atu jabatan fungsional jenjang ahli madya minimal 2 tahun.

“Memiliki rekam jejak jabatan, integritas dan moralitas baik, memiliki kualifikasi pendidikan minimal strata 1 (S-1)/diploma (D-IV), berusia paling tinggi 56 tahun pada Desember 2019, dan lainnya. Untuk jelasnya, bisa ditanyakan ke Kantor BKPSDM,” terang Mantan Kabag Hukum dan Perundangan-Undangan (UU). Dia menerangkan, kalau dokumen persyaratan harus disusun rapi dan diurutkan serta dibuat 6 rangkap jilid dan softcopy (CD) dimasukkan ke 1 amplop tertutup dan diserahkan ke seleksi. Lalu, mencantumkan jabatan yang dilamar.

“Seleksi awal ini, seleksi administrasi. Lalu, setelahnya dilanjutkan seleksi assement rencananya di LAN Jatinagor. Selanjutnya, wawancara dan paparan makalah. Siapa yang terpilih nantinya itulah yang terbaik. Karena, hasilnya diserahkan Pak Walikota (Wako) dan dialah yang menentukan siapa layak. Diusulkan ke Gubernur dan KASN, untuk disetujui,” pungkasnya didamping Kabid Pengadaan Pengembangan Karir dan Penilaian Kinerja Aparatur, Firmansyah Putra SE MSi.

Lanjutnya, lelang jabatan ucapnya memang sudah sesuai aturan dan ketentuan. Khususnya, jabatan eseleon II memang wajib dilelang. “Kalau peserta sudah ikut assement, maksimal 2 tahun tidak perlu lagi ikut. Tinggal, kita evaluasi lagi,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed