oleh

Kelurahan jadi Nasabah BSP

-Kecamatan-66 views

PRABUMULIH – Sejak beberapa hari terakhir, nasabah Bank Sampah Prabumulih (BSP) bertambah. Kali ini nasabah mendaftar atas nama instansi atau perkantoran, seperti Kelurahan ataupun Kecamatan.

“Seperti Kelurahan Majasari, Kelurahan Cambai, Kecamatan juga ada. Rata-rata dari Kelurahan sudah mulai daftar dan buka. Termasuk juga dari sekolah beberapa sudah mendaftar untuk membuka unit,” kata Direktur BSP Dady Prayogi SPdI melalui operator BSP Nina Agustin.

Nina menuturkan, khusus nasabah dari kelurahan tak setiap hari menyetor tabungan. “Kalau nasabah biasa kadang ada yang tiap hari, kalau Kelurahan tidak tapi setorannya banyak,” bebernya.

Operator lainnya, Dian Nopita Sari menambahkan, jumlah nasabah BSP hingga kini sudah mencapai 6ribu. “Itu yang mandiri, sementara nasabah unit sudah 65,” ucapnya mengakui saat ini nasabah atas nama instansi terus bertambah.

Lurah Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan Inggit Damayanti SE, mengutarakan sampah yang disetor ke BSP berasal dari kantor. “Seperti kertas dan koran, sementara untuk sampah yang tak bisa ditabung ke BSP kami setor ke PDU (Pusat Daur Ulang),” terang Inggit.

Pantauan koran ini kemarin, sejumlah nasabah BSP silih berganti menyetor tabungan sampah. Netty Apriyani salah satunya, warga Kelurahan Tanjung Raman Kecamatan Prabumulih Selatan ini setidaknya bolak balik 2 kali hanya untuk menyetor sampah ke BSP. “Kalau banyak bolak-balik bawanya, bisa 3-4 kali dan memang biasanya nabungnya pas sampah sudah menumpuk. Kalau setiap hari rugi minyak motor,” ujarnya.

Sampah yang paling sering ditabung kata Netty yakni kardus dan plastik. “Kardus itu harganya lumayan tinggi. Lumayanlah untuk bantu keuangan ditabung dulu sampai banyak, kalau ada perlu dicairkan,” tukasnya.(08)

Komentar

News Feed