oleh

Keluhkan Polusi Kabut Asap

SEJAK Minggu malam (15/9) masyarakat Kota Prabumulih mulai mengeluhkan kondisi udara yang dicemari kabut asap. Akibat kabut asap yang diduga merupakan kiriman dari luar Kota Prabumulih, sejumlah warga mengaku mulai merasa tak nyaman.

“Mato lah teraso perih kalau keluar malam, tejingok jelas nian berkabut. Baru Senin malam (16/9) teraso,” keluh Wati warga Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur. Ia berharap, kabut asap tak makin parah. Sebab, akan berdampak pada kesehatan terutama pada anak-anak. “Jangan sampai parah, kasian anak-anak. Biso sesak nafas kalau asap tambah parah,” ungkapnya.

Senada disampaikan Siti Warsia, Warga Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan ini memilih tak keluar rumah. “Ado anak kupek, tadi sempat posyandu sebentar. Langsung balek, diam dirumah bae. Polusi asap lah mulai teraso,” ucapnya.

Sementara itu, agar kemarau tak berkepanjangan dan segera turun hujan. Siti berharap Pemerintah Kota (pemkot) menggelar sholat Istisqo. “Kemarin sholat Istisqo langsung hujan, dicuba lagi sholat kalau bae hujan turun. Sekarang ini sumur lah kering, banyu lah susah,” tukasnya.

Pantauan koran ini, meski belum terlalu pekat namun keberadaan asap sudah mulai terlihat. Apalagi di pagi hari, cuaca yang biasanya sangat cerah menjadi berkabut karena asap.(08)

Komentar

News Feed