oleh

Keluar Persembunyian, Tersangka Penyiram Cuka Para Dibekuk

PRABUMULIH – Berakhir sudah pelarian tersangka penyiram cuka parah, Embarwi (60), warga Kelurahan Payuputat, Kecamatan Prabumulih Barat.

Pelariannya sejak Agustus lalu ke dalam hutan Gunung Kemala, tercium petugas Tim Opsnal Polsek Prabumulih Barat.

Beberapa waktu lalu, Embarwi sempat keluar dari persembunyiannya dan tercium petugas dan dilakukan pengejaran. Tetapi, tersangka berhasil kabur.

Hingga akhirnya, Rabu (30/10), sekitar pukul 10.00 WIB, Embarwi keluar lagi dari tempat persembunyiannya. Mendapat informasi itu, Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Murzal Mahdi SE MM bersama Kanit Reskrim, Ipda Darmawan SH bersama sejumlah anggota melakukan pengejaran.

Kali ini, tersangka penyiraman cuka para terhadap Busnali (55) dan Asnani (50), juga warga Kelurahan Payuputat berhasil dibekuk petugas tanpa perlawanan.

Usai penangkapan, tersangka beserta sejumlah barang bukti. Berupa; satu buah teko plastik warna putih, baju korban robek akibat air cuka parah. Digelandang ke Mapolsek, untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH melalui Kapolsek Prabumulih Barat, AKP Mursal Mahdi SE MM membenarkan ungkap kasus penyiram cuka parah tersebut.

“Dihadapan petugas, ketika interogasi tersangka sudah mengakui seluruh perbuatannya. Sekarang ini, tersangka tengah menjalani proses hukum mempertanggung jawabkan perbuatan dilakukannya,” terangnya.

Akunya, tersangka sendiri dijerat dengan Pasal 351 KUHP tentang kekerasan terhadap tubuh. “Tersangka bisa terancam 2 tahun 8 bukan penjara, akibat ulahnya melakukan penyiraman cuka para tergolong air keras,” tandasnya. (03)

Komentar

News Feed