oleh

Kapasitas Sampah Tak Tertampung

-Kecamatan-11 views

TPS Depan KIR Ditutup

PRABUMULIH – Akibat volume sampah yang sering over kapasitas, Tempat Pembuangan Sampah (TPS) di depan KIR Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur akhirnya ditutup akhir tahun 2020 lalu.

Penutupan TPS, ditandai dengan telah dipasangnya pagar di sekitar lokasi yang sebelumnya dipenuhi sampah.

Lurah Karang Raja Jusmairi menuturkan, TPS ditutup oleh Dinas Perumahan dan Permukiman (Perkim). “Ya Dinas Perkim (yang melakukan penutupan),” ucapnya singkat.

Terpisah Kepala Dinas Perkim Bustomi SE, melalui Kabid Penyehatan Lingkungan Permukiman Muslim SE menuturkan ditutupnya TPS lantaran kondisi di lokasi sudah tak layak. “Kapasitas sampah yang masuk sudah tak tertampung. Jadi ditutup,” katanya, Minggu (3/1/2021) seraya menyatakan penutupan tersebut sudah berkoordinasi dengan pihak Kelurahan Karang Raja.

Muslim mengungkapkan, sampah yang menumpuk di TPS tersebut bukan hanya sampah rumah tangga. “Sering kedapatan kendaraan CV, PT  buang sampah di sana,” ucapnya.

Bahkan saat pembersihan kata dia, setidaknya terdapat 12 truk sampah disekitar TPS. “Waktu pembersihan sebelum ditutup, hampir 50 meter panjang hamparan sampah yang dibersihkan,” ujarnya.

Nah, dengan ditutupnya TPS. Pria yang pernah menjadi Lurah Muara Dua ini berharap agar sampah langsung di buang di TPA (Tempat Pembuangan Akhir). “Jadi masyarakat agar berlangganan motor sampah, dan langsung buang ke TPA Sungai Medang,” pesannya.

Lalu disinggung terkait keberadaan kontainer, yang sebelumnya ada di TPS depan KIR. Menurut Muslim, kontainer tersebut sudah rusak. “Kontainer sudah bolong, jadi ditarok di kantor untuk diservis tahun depan,” tukasnya.

Pantauan koran ini, kondisi jalan Bukit Lebar depan KIR yang sebelumnya dipenuhi sampah dan bau tak sedap kini mulai bersih. “Memang di situ, walaupun sampah diangkut tetap idak bersih. Sampah justru banyak numpuk di luar kontainer. Dari pagi sampai sore jugo banyak pemulung, jadi antara kasian dan senanglah sudah bersih. Kasian pemulung dak dapat penghasilan lagi,” terang Baidah warga Kelurahan Majasari.

Sementara itu, warga lainnya justru khawatir dengan ditutupnya TPS akan menimbulkan makin banyaknya TPS liar. Betapa tidak, TPS Karang Karang Raja bukan hanya menampung sampah warga sekitar. Tapi juga dari berbagai kelurahan. “Kalau dak  disediakan  tempat lain, pasti bakal banyak sampah dibuang sembarangan termasuk di pinggir jalan. Harusnyo ado jugo disiapkan solusi tempat lain, sebab dak semua ado langganan motor sampah,” tukas Rahman dan sejumlah warga lainnya.(08)

Komentar

News Feed