oleh

Kantongi Rekomendasi Gubernur, PSBB Tunggu Keputusan Kemenkes

-Metropolis-40 views

 

//Wako : Mau PSBB atau Tidak Kita Siap

PRABUMULIH – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), H Herman Deru SH MM telah menyetujui dan memberikan rekomendasi terkait pengajuan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) terkait penanganan dan penanggulangan Covid-19 tengah mewabah di Sumsel ini. Khususnya, dari Kota Palembang dan Kota Prabumulih.

Bahkan, informasinya setelah mengantongi rekomendasi tersebut. Pemerintah provinsi (Pemprov), segera mengusulkannya ke Kementerian Kesehatan (Kemenkes) sebagai penentunya layak atau tidaknya diberlakukan PSBB.

Menanggapi hal itu, Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM dikonfirmasi tidak menampik hal itu. “Soal PSBB, sebelumnya sudah kita ajukan ke Pak Gubernur untuk mengantongi rekomendasi. Setelah itu, baru dilakukan ke Kemenkes. Sekarang ini, informasinya rekomendasi kita sudah disetujui Pak Gubernur, akan segera diusulkan ke Kemenkes. Kita tunggu saja, apa hasilnya nanti. Disetujui atau tidak,” aku suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Dia menerangkan, sebelumnya sudah melengkapi persyaratan untuk PSBB. Tetapi, nyatanya Prabumulih sepertinya belum memadai untuk pemberlakuan PSBB.

“Intinya, mau PSBB atau tidak. Yang jelas, Prabumulih siap. Selama ini, mulai dari pemakaian masker, jaga jarak, cuci tangan dan lainnya,” ucap.

Sebelumnya, kata Ridho, telah mengajukan, PSBB ada sejumlah persyaratan tidak bisa dipenuhi karena keterbatasan yang dimiliki Kota Nanas ini.

“Penyebaran, kasus Covid-19 belum merata di 6 kecamatan di Prabumulih. Kondisi RSUD, bukan RS rujukan dan tidak memiliki dokter spesialis paru. Prabumulih merupakan akses, utama ke Palembang 7 kabupaten/kota lainnya. Tidak memiliki, laboratorium memadai dan lainnya,” bebernya.

Lanjutnya, sebelumnya Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (Forkompinda) telah sepakat dalam hal pengusulan PSBB dalam rangka memutus mata rantai dan juga menekan angka penyebaran Covid-19. “Betul, hasil rakor 70 persen sepakat. Makanya, kita mohon dukungan semuanya. Pemkot tidak bisa bekerja sendiri dalam rangka pelaksanaan PSBB di Prabumulih,” pungkasnya.

Akunya, sebelum pelaksanaan jelas ada sosialisasi dan uji coba terlebih dahulu dalam rangka PSBB. “Khususnya, untuk peningkatkan disiplin agar masyarakat mengutamakan protokol kesehatan dalam segala hal. Khususnya, peningkatan disiplin guna memutus Covid-19 ini di Bumi Seonggok Sepemuyian ini,” tambahnya. (03/fs/01)

 

 

 

 

Komentar

News Feed