oleh

Kantin Sekolah Dilarang Jual Rokok

PRABUMULIH – Hadirnya peraturan daerah (perda) tentang Kawasan Tanpa Rokok (KTR) kota Prabumulih, secara otomatis berlaku di lembaga pendidikan. Nah, lingkungan sekolah tentunya harus menjadi perhatian Dinas Kesehatan (Dinkes) setempat.
Kepala Dinas Kesehatan (Kadinkes), dr H Happy Tejdo TS MPH melalui Sekretaris Dinas (Sekdin), dr Hj Hesti Widyaningsih MKes sudah ada peraturan daerah (perda) KTR. Dengan tegas, melarang aktivitas merokok termasuk juga menjual rokok di lingkungan sekolah.
“Kita minta Kepala Sekolah (Kasek) khususnya di tingkat SMP dan SMA, untuk meningkatkan pengawasan terhadap penerapan KTR di sekolahnya masing-masing,” jelasnya kepada koran ini, Jumat (23/3).
Sambungnya, termasuk guru juga wantinya jangan merokok di lingkungan sekolah. Kata dia, karena guru adalah contoh dan suri tauladan bagi siswanya. Sehingga, bagaimana menerapkan aturan KTR jika guru merokok di sekolah.
“Sejauh ini, hampir setiap sekolah di kota ini telah menerapkan KTR. Apalagi, selama ini Dinkes cukup gencar melakukan sosialisasi penerapan KTR di sekolah-sekolah,” kata dia.
Sementara itu, Kepala SMAN 7, M Aliyena SPd MSi menyebutkan, sekolahnya sudah menerapkan KTR sejak lama. Dan, kantin sekolahnya dilarang menjual rokok.
“Kantin kita sudah disurvey oleh Dinkes dan juga DLH, menjual makanan yang sehat. Selain itu, tidak ada jualan rokok dan memang dilarang,” tukasnya.
Pihaknya sangat mendukung penerapan KTR, untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan aman. Sehingga, siswa betah di sekolah untuk menuntut ilmu untuk mewujudkan cita-citanya sebagai generasi penerus bangsa.
“Sejak sekolah kita berdiri, KTR sudah berangsur-angsur kita terapkan. Apalagi, KTR tersebut program yang sangat positif,” tandasnya. (03)

News Feed