oleh

Kadisdik Ingatkan Pengawas UN

-Pendidikan-130 views

PRABUMULIH – Meskipun pelaksanaan ujian nasional (UN) waktunya dinilai masih cukup lama. Namun Dinas Pendidikan dan Kebudayaan telah mewanti-wanti agar setiap sekolah dapat memberikan pengawasan yang ketat, yakni terkait tata tertib pelaksanaan UN mendatang.

Terutama hal itu diperuntukkan bagi siswa atau peserta UN tingkat sekolah dasar (SD) yang berlangsung di 15-17 Mei. Dengan tujuan, agar pelaksanaan UN tersebut dapat berjalan dengan lancar dan sukses serta hasil yang didapatkan peserta merupakan hasil nilai murni.
“Ya, kita meminta agar pengawas UN yang ditugaskan di sekolah-sekolah nanti. Betul-betul dapat menjalankan amanat yang diberikan dengan sebaik-baiknya,” ujar Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan, H M Rasyid SAg MM dibincangi koran ini, kemarin (14/3) usai mensosialisasikan terkait sistem pelaksanaan UN SD kecamatan Prabumulih Barat yang berpusat di PKG Komplek SD Negeri 13.

Jangan sampai, kata Rasyid, peserta tersebut parahnya hingga kerjasama dalam menyelesaikan UN dan bahkan membuat keributan di ruangan ketika ujian tengah berlangsung.
“Nah, terkhusus dibagian budaya contek-mencontek itu jangan sampai terjadi dilakukan peserta kita. Karena yang diinginkan bersama, supaya hasil nilai yang diterima mereka (peserta, red) benar-benar hasil pemikiran sendiri,” jelasnya.
“Lebih baik hasil perolehan nilai ujian itu rendah. Dibandingkan daripada besar, namun tingkat kejujuran yang ditanamkan kita ke mereka masih jauh dari kata kurang,” ucapnya.

SD Negeri 12, merupakan salah satu sekolah di wilayah kecamatan Prabumulih Barat siap memberikan penyelenggaran ujian nasional terhadap ratusan siswa kelas 6 tahun ini dengan menanamkan tingkat kejuruan ujian yang tinggi.
“Adapun mata pelajaran yang diberikan kita kepada murid di UN itu diantaranya; Matametika, IPA dan Bahasa Indonesia,” tambahnya Kepsek SDN 12, Hj Darliati SPd ketika dikonfirmasi terpisah.
“Sementara katagori mata pelajaran ujian praktek diberikan kita ke murid kelas terakhir di mata pelajaran (mapel) prakteknya berlangsung pada 17 hingga 22 April. Yakni, Bahasa Indonesia, IPA, Seni Budaya Keterampilan (SBK), Bahasa Inggris, Pendidikan Agama Islam (PAI) dan Pendidikan Jasmani Olaraga Kesehatan (PJOK),” akunya wanita berjilbab itu seraya mengatakan adapun sebaliknya mata pelajaran teori UN terdiri dari SBK, IPS, PJOK, Bahasa Inggris, PAI serta PKN yang dilaksanakan pihaknya mulai 8-10 April mendatang ini. (Mg 02)

News Feed