oleh

KA Babaranjang Tabrak Crane Pertamina Mogok

PRABUMULIH – Kecelakaan di perlintasan kereta api (KA), kembali terjadi Senin malam (22/7), sekitar pukul 18.38 WIB di Perlintasan Rel KA No 68, KM 307+7/8 Kelurahan Tanjung Rambang, Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT). Tabrakan tersebut melibatkan KA Babaranjang No 3012 C/Log CC 2051347 jurusan Tarahan, Bandar Lampung – Tanjun Enim, Muara Enim dengan Crane Cato milik PT Pertamina EP (PEP) Asset 2.

Akibat kejadian itu, Asisten Masinis, Tio Patra (30) mengalami luka ringan (luring) yaitu; luka lecet di kedua belah tangan, paha kanan, dan luka robek dibagian kepala. Usai kejadian, langsung dilarikan ke Puskesmas Tanjung Rambang dan telah mendapatkan perawatan.

Selain itu, kedua kendaraan terlibat tabrakan mengalami ringsek di bagian depan dan samping. Hingga, mengalami kerugian material. Sedangkan, Masinis, Hermansyah (30) selamat. Begitu juga, M Solihin (30), sopir Crane dan Edison (55), kenek alias helper berhasil melarikan diri sebelum kejadian dan selamat.

Kejadian itu sendiri, sempat menghebohkan warga sekitar. Karena, terkejut dan ingin melihat kejadian tabrakan KA Babaranjang dengan Crane tersebut. Informasi dihimpun kejadian tersebut dari kepolisian, sekitar pukul 18.23 WIB, KA Babaranjang dari Tarahan tujuan Tanjung Enim berangkat dari Stasiun Sukamerindu menuju sSasiun Tanjung Rambang.

Nah, ketika melintasi di tempat kejadian perkara (TKP), sekitar pukul 18.38 WIB terdapat kendaraan R12 jenis Crane Cato berada di Perlintasan KA, mengalami kerusakan/mesin kendaraan dalam keadaan mati dari perjalanan dari arah Baturaja ke Prabumulih.

Petugas jaga perlintasan sebelum kejadian laka lantas mengetahui kendaraan Crane tersebut melintas, tetapi mengalami kendala pada saat melintas di rel KA. Sehingga, mengalami mesin kendaraan mati, setelah itu petugas mengetahui bahwa akan ada KA yang melintas melalui sinyal alarm di Pos jaga.

Lalu, petugas menutup palang pintu dan membawa bendera merah serta memberitahu kepada pengemudi kendaraan Crane untuk segera menyelamatkan diri, setelah itu terjadilah laka lantas tersebut. Hingga, akhirnya Crane terseret sekitar 100 meter.

Sempat terjadi kemacetan, akibat tabrakan KA Babaranjang dan Crane. Namun, sekitar pukul 23.00 WIB situasi pasca kecelakaan di lokasi sudah kembali normal. Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH dikonfirmasi melalui Kapolsek RKT, Ipda Budiyono membenarkan kejadian itu.

“Begitu mendapat informasi, kita terjunkan petugas ke lokasi kejadian. Kita juga turun ke lapangan, ikut mengamankan lokasi kejadian karena terjadi kemacetan pasca tabrakan,” terangnya.

Tidak ada korban dalam kejadian itu, kata dia, hanya saja Asisten Masinis mengalami luring dan telah mendapatkan perawatan di Puskesmas Tanjung Rambang. Selain itu, kedua kendaraan juga mengalami ringsek. “Sudah dilakukan evakuasi, saksi-saksi di lokasi kejadian juga telah dimintai keterangan. Terkait penyebab tabrakan tersebut,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed