oleh

Jumlah Pemegang Kartu Prakerja Tak  Bisa Dikontrol 

-Metropolis-82 views

PRABUMULIH – Jumlah pemenang kartu Prakerja di Kota Prabumulih tidak bisa dikontrol. Hal ini karena para peserta kursus online terutama yang terkena dampak corona, melakukan aktivitas atau mendaftar melalui portal kartu prakerja secara online.

“Kita tidak bisa mengontrol jumlah pendaftar dan pemegang kartu Prakerja di Kota Prabumulih, karena masyarakat melakukan pendaftaran secara online by sistem mereka juga tidak melapor Apakah mereka sukses dan sudah mendapatkan bantuan dari pemerintah pusat,”kata Pengelola LKP Widya, Eliyanti SPd Kamis (28/5).

Menurut Ibu satu anak ini pihaknya hanya mendapatkan arahan dan kepercayaan dari dinas tenaga kerja Provinsi Sumatera Selatan untuk melakukan pendataan warga yang terdampak Covid-19.  Dan diminta untuk menyetorkan nama yang sudah didata namun nama-nama tersebut tidak menjadi jaminan sebagai penerima kartu prakerja.

Kedua Lembaga Kursus dan pelatihan di Kota Prabumulih yang menjadi Mitra Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi ternyata juga tidak bisa mengontrol pemegang kartu tenaga kerja, meskipun ditunjuk oleh Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kota Prabumulih.

” Yang duduk di Pemerintahan saja belum tentu mengerti, apalagi kami yang hanya rekanan. Kami hanya menerima peserta kursus online yang mendaftar by sistem, bukan hanya dari kota Prabumulih namun juga seluruh Indonesia,”bebernya.

Lebih jauh Ibu satu anak ini mengatakan sampai saat ini yang masuk ke Lembaga Kursus miliknya, dari kota Prabumulih hanya terdata 2 orang, dari ribuan data yang diusulkan. Bahkan di LKP Sari belum ada sama sekali. “Kami belum tayang, jadi belum ada yang masuk. Sebelumnya Data yang sudah dikirim ke Dinas ketenagakerjaan provinsi ada 1.000 orang. itu bukan jaminan dapat prakerja. Karna harus daftar sendiri sendiri,”tambah Sari Erni Agustina.(05)

 

 

 

Komentar

News Feed