oleh

Jumlah Mualaf Terus Bertambah

PRABUMULIH – Jumlah warga Kota Prabumulih yang memutuskan memeluk agama Islam atau mualaf di kota Prabumulih terus bertambah.

Meski tak memiliki data pasti terkait jumlah mualaf lantaran kota Prabumulih tak memiliki mualaf center. Namun, jumlah mualaf diantaranya terdata di Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan Kantor Urusan Agama (KUA) yang ada di wilayah kota Prabumulih.

Di kantor MUI yang ada di Jalan Lingkar misalnya, sejak beberapa tahun terakhir setidaknya tercatat 54 mualaf yang mengucap kalimat syahadat dibawah bimbingan MUI.

“Untuk tahun sebelum dan hingga 2017 ada 27 mualaf yang tercatat di MUI. Kemudian 2018 lalu ada 15 mualaf, sementara tahun 2019 ini terdapat 12 mualaf,” kata Ketua MUI kota Prabumulih H Ali Aman SAg MM melalui sekertaris Munzir SP.

Munzir mengakui setiap tahunnya jumlah mualaf terus bertambah. “Ada yang bersyahadat di masjid, perorangan, KUA dan lainnya,” ucapnya.

Terpisah Kepala KUA Prabumulih Timur Miftahuddin SAg MHi menyampaikan, selama dua tahun terakhir terdapat 14 mualaf yang tercatat di Kantor KUA Timur. “Tahun 2018 lalu 9 orang menjadi mualaf, dan hingga November 2019 ini sudah ada 5 yang mualaf,” tuturnya.

Lalu sejauh ini apakah terdapat mualaf yang meminta bimbingan pasca menjadi mualaf? Menurut Mifta ada beberapa yang meminta bimbingan. “ Walaupun tidak rutin, ada yang meminta bibingan mendalami agama,” terangnya.

Di KUA ungkap Mifta, memang terdapat petugas penyuluh yang memang memiliki kemapuan  dan memiliki binaan majekis taklim. “Ada 13 orang penyuluh agama PNS dan Non PNS, mereka sudah cukup memadai. Mempunyai binaan majelis taklim dan mengajar dirumah tahfiz KUA Prabumulih Timur,” tukasnya.(08)

 

Komentar

News Feed