oleh

Juli, PHL Non Gaji Mulai Terima Gaji

PRABUMULIH – Ribuan pegawai harian lepas (PHL) non gaji alias hanya memiliki surat keputusan (SK) namun tak punya gaji akan segera bergembira. Pasalnya, setelah mengabdi bertahun-tahun tanpa menerima upah, maka terhitung Juni mendatang mereka sudah bisa menerima gaji.

Hal tersebut diutarakan langsung oleh Penjabat (Pj) Walikota Prabumulih, H Richard Chahyadi AP MSi di acara silaturahmi dengan PHL non gaji di Pendopoan Rumah Dinas Wali Kota Prabumulih kemarin (6/6).

“Untuk itu, Insa Allah gaji PHL non gaji ini akan segera dibayarkan pada per satu Juli 2018 mendatang,” ujarnya memberikan sambutan disambut riuh tepuk tangan para PHL.

Mengenai besaran dana yang akan digulirkan dan berapa jumlah uang yang akan diterima masing-masing PHL, Richard masih merahasiakan. “Untuk nominal nanti, berapanya itu masih kita hitung,” katanya. “Yang penting Insa Allah akan diberikan di per Juli nanti,” tambahnya.

Richard menambahkan, pemberikan gaji kepada PHL non gaji ini sekaligus membantah isu yang selama ini menyebutkan bahwa dirinya berencana mengurangi jumlah PHL.

“Siapa yang bikin isu itu? Kalau PHL diberhentikan, pengangguran di kota ini bisa makin bertambah. Sekarang saja (pengangguran) sudah nomor dua di Sumsel. Kalau dikurangi (PHL) bisa-bisa (Prabumulih) jadi nomor satu, kalau itu terjadi,” sebutnya.

Richard sendiri bangga dengan keberadaan PHL di kota ini, karena bisa menjadi motor penggerak sehingga Aparatur Sipil Negara (ASN) malu masuk kantor. “PHL selama ini bisa menjadi pigur atau contoh, melayani masyarakat dengan tepat waktu,” ucapnya sambil menyebutkan, kinerja PNS masih banyak kurang dan sebagai motivasi.

Tak lupa, ayah empat anak ini mengajak PHL untuk menyukseskan perhelatan langka yaitu Asian Games di Palembang mulai digelar 8 Agustus 2018.

“Harus bangga sebagai warga Sumsel, sebagai tuan rumah Asian Games,” bebernya.

Sementara itu, salah seorang PHL non Gaji, Agus yang sempat dibincangi mengaku bahagia dengan kabar tersebut. Terlebih lagi selama ini ia hanya mengabdi tanpa menerima hak yang layak.. “Dengan jumlah gaji yang akan diterima nantinya itu rencananya akan berdasarkan pendidikan terakhir PHL tersebut untuk tahun ini,” sebutnya.

Namun, untuk tahun depan kemungkinan baru akan dihitung berdasarkan masa kerja. “Yang Juli ini rencananya berdasarkan pendidikan. Sedangkan kalau di tahun depan baru dari masa kerjanyo,” pungkasnya kepada koran ini sembari menyebutkan SK PHL juga nanti akan mengalami perubahan terlebih dahulu. (01)

News Feed