oleh

Jangan Potong Honor Tenaga Medis

-Metropolis-238 views

PRABUMULIH – Walikota Prabumulih Ir H Ridho Yahya MM mengingatkan jangan ada potongan untuk honor tenaga medis dan para medis di RSUD. Demikian dikatakannya dalam apel pagi di halaman RSUD kemarin (1/11).
Tak hanya itu, Wako juga menegaskan jangan ada pungutan liar (pungli) terkait pelayanan publik diberikan. “Sudah kita tegaskan, jangan coba-coba. Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dimana-mana,” kata dia.
Kalau tertangkap tangan lanjut Ridho tanggung resiko sendiri. “Karena sudah saya ingatkan. Lalu jika ada oknum mengatasnamakan saya agar tidak dilayani. Karena saya tidak pernah menyuruh,” terangnya.
Akunya, terkait warning pungli dan pungutan ini, kata dia, tidak hanya berlaku bagi RSUD. Tetapi, seluruh Organisasi Perangkat Daerah (DPMD). Khususnya, berkaitan dalam pelayanan publik. “Jangan sampai ada pungli pelayanan publik dan pemotongan honor,” tekannya.
Ia pun meminta, agar RSUD terus meningkatkan pelayanan kesehatannya bagi masyarakat. Sehingga, tidak ada lagi keluhan. Selain itu, sarana prasaran kurang hendaknya dilaporkan kepadanya.
“Setahun beli dua alat canggih, untuk kebutuhan rumah sakit. Apalagi, ke depan kita lauching layanan Home Care (HC) ke rumah-rumah warga. Jadi RSUD, nantinya melayani penyakit parah saja,” kata suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.
Ayah tiga anak ini menegaskan, agar RSUD mengedepankan pelayanan ramah sehingga membuat masyarakat nyaman. Jika, masyarakat nyaman sudah jelas. Tidak ada keluhan dan komplain.
“Pelayanan harus nomor satu bagi RSUD, karena pelayanan adalah wajah. Sehingga, harus benar-benar diperbaiki dan diperhatikan. Kalau pelayanan baik akan kemana-mana, sebaliknya pelayanan buruk akan dikeluhkan,” ujarnya.
Ungkap adik Wakil Gubernur (Wagub), Ir H Mawardi Yahya mengubah paradigma pelayanan. Supaya, pelayanan RSUD tugasnya memberikan pelayanan medis.
“Dirasakan baik dan nyaman oleh masyarakat, sebagai pasiennya penerima pelayanan. Harus ramah dalam melayani, tidak boleh kasar,” jelasnya. (03)

News Feed