oleh

Jangan Golput

-Metropolis-253 views

PRABUMULIH – Penjabat (Pj) Wali Kota Prabumulih H Richard Chahyadi AP MSi meminta seluruh warga Kota Prabumulih untuk menyalurkan hak pilihnya pada pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak 27 Jun mendatang. Pesan itu menjadi salah satu pesan yang disampaikan saat sholat Idul Fitri 1439 Hijriah di Taman Kota Prabu Jaya belum lama ini.

“Atas nama Pemerintah Kota Prabumulih kami mengucapkan selamat hari raya Idul Fitri 1439 H mohon maaf lahir dan batin. Dan setelah hari raya Idul Fitri nantinya, akan ada pemilihan kepala daerah (Pilkada), maka dari itu jangan lupa datang ke TPS (Tempat Pemungutan Suara) nantinya tepatnya tanggal 27 Juni 2018, dan salurkan hak pilih. Jangan golput!” pesannya.

Nah, soal pilihan Richard mempersilahkan warga memilih sesuai kehendak masing-masing. “Silahkan pilih, ada dua gambar. Bila suka petahana silakan pilih, kalau tidak suka sudah disiapkan kolom atau kotak kosong. Dan untuk masalah ini diatur dalam Perpu (Peraturan Perundang-Undangan), semua tujuannya agar tidak ada warga yang golput,” jelasnya.

Richard juga sempat menyampaikan sejumlah hal. Mulai dari pembangunan hingga masalah kepegawaian dan rencana penerimaan calon pegawai negeri sipil (CPNS), dan pembangunan tempat ibadah nantinya.

“Pembangunan tempat ibadah nantinya akan dikelola secara swadaya oleh pengurus tempat ibadah agar tidak ada kebocoran anggaran,” ucapnya seraya menuturkan berbeda dari sebelumnya.

“Sedangkan mengenai rencana penerimaan CPNS nantinya diharapkan dapat menekan angka pengangguran di kota Prabumulih,” tandasnya sembari mengundang masyarakat kota Prabumulih dalam acara open houses di Pendopo rumah dinas Walikota saat itu.

Hal senada diutarakan oleh Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Kabalitbang), Drs Mukkarom saat mengikuti sholat Ied bersama keluarga Muhammadiyah pada Jumat lalu.
“Yang dilarang itu golput, pilih sesuai kehendak dan hati nurani. Berkenan pilih petahana, tidak berkenan pilih kotak kosong. Itulah sebuah demokrasi, harus ada pilihan,” ucapnya di sela sholat ied bersama ribuan warga Muhammadiyah di halaman SMP Muhammadiyah.

Memanfaatkan momentum Idul Fitri ini Mukkarom juga mengajak masyarakat membuka lembaran baru. Kembali suci, seperti halnya kertas putih. “Mari kita saling memaaf memaafkan, lupakan yang telah lalu. Kembali suci, untuk membuka lembaran baru,” bebernya.

Selain itu, ia juga menyampaikan sejumlah rencana program pemkot untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan pembangunan di kota ini. Diantaranya, rencana menaikkan honor RT/RW hingga Rp 1 juta tahun depan.

“Karenanya, RT/RW harus bekerja dengan maksimal untuk melayani masyarakat. Lalu, pembangunan masjid tidak lagi diproyekkan. Tetapi, ke depan akan lewat hibah dan pengurus masjid punya peran serta membangunnya,” ucapnya.

Selanjutnya, kata di mengentaskan masalah pengangguran. Pemkot sendiri bakal mengundang investor, untuk menanamkan modalnya di kota ini. Bukan hanya itu saja, masyarakat pun diajak berperan aktif mengawasi penerimaan peserta didik baru (PPDB). Khususnya, SMA/SMK dan MAN serta SMP/MTs. Atau, sekolah negeri khususnya. “Masyarakat harus peduli terhadap kota ini, jangan acuh tak acuh ataupun cuek. Ini untuk kemajuan pembangunan di kota ini,” jelasnya.

Sementara itu, Ustadz H Solihin berpesan kalau berkumpulnya warga Muhammadiyah di lapangan ini untuk membesarkan nama Allah SWT. “Kita sudah puasa 30 hari pada ramadhan, kesempatan memperbaiki diri. Dicegah dari dosa, untuk beribadah kepada sang pencipta,” kata dia.

Momentum lebaran ini, ungkapnya menjadi kesempatan untuk menjadi pribadi yang lebih baik. “Di hari suci dan nan fitri ini, mari kita memulai lembaran baru dan harus lebih baik,” pungkasnya. (01/03)

News Feed