oleh

Jangan Ada Lagi Istilah “Damai” untuk Perizinan

PRABUMULIH – Masih minimnya Pendapatan Asli Daerah (PAD) di Kota Nanas ini, menjadi perhatian serius Walikota (Wako) Ir H Ridho Yahya MM.

Ia pun mengundang sejumlah Kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat, dan juga Lurah. Melalui Dinas Penanaman Modal Pelayanan Perizinan Satu Pintu (DPMPTSP) melaksakan Rapat Kordinasi (Rakor) tentang Upaya Peningkatan Penerimaan PAD dilakukan di Ruang Rapat Lantai 1, Gedung Pemkot, Senin lalu (30/5/2021).

Wako, Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, APBD Pemkot terus turun dari tadinya Rp 1,2 triliun menjadi Rp 800 miliar. Dan, turun lagi tahun ini.

“Mari cari dan gali potensi PAD, guna meningkatkan penerimaan,” ujar Ridho, sapaan akrabnya, Senin pagi.

Ia tidak mempermasalahkan, kalau orang miskin tidak dipungut masalah perizinan. Kata ayah tiga anak ini, justru malah harus dibantu.

“Yang harus dikejar potensi perizinannya agar penerimaan PAD meningkatkan yah orang kaya. Harus jadi sasaran kita, makanya kita ingatkan tidak ada lagi damai masalah perizinan melibatkan orang kaya. Jika kita ingin meningkatkan PAD,” wanti suami Ir Hj Suryanti Ngesti ini.

Bebernya, di Prabumulih ini ada 87 tower berdiri dan tidak ada kontribusi kepada masyarakat dan juga pemerintah. Lalu, berjejer bangunan rumah toko (Ruko), izin perumahan, perusahaan alat berat dan lainnya. “Itu potensi PAD, bisa digali dan dikejar. Jangan terlampau murah hati, sehingga PAD tidak meningkat terus. Ayo tegakan wibawa. Khususnya, terhadap pelaku usaha,” pesan Politisi Golkar ini.

Ujar pria asal Ogan Ilir (OI) ini, jika ada orang bangun ruko pelototi tanyakan izinnya ada atau tidak. “Libatkan RT/RW, Satpol PP juga turun dan peran aktif. Tidak ada lagi bangun dulu baru urus izin,” tegas orang nomor satu di Kota Nanas ini.

Gas saja, kata dia, ke depan ada pembedaan tarif antara orang kaya dan orang miskin. Tidak seperti sekarang ini, semuanya sama. “DPMPTSP di perizinannya, mengharuskan wajib lapor setiap tahunnya. Kalau, tidak lapor artinya izinnya sudah kadaluarsa,” pungkas Wako dua periode ini. (03)

Komentar

News Feed