oleh

Jalan Lingkungan Rusak dan Becek

-Metropolis-600 views

CAMBAI – Akses jalan di wilayah Cambai tepatnya di Lingkungan RW 04 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai saat ini masih belum diaspal. Dan di musim penghujan seperti saat ini, kondisi jalan makin parah.
“Belum samo sekali tersentuh pembangunannyo jalan di sini oleh pemerintah sampai sekarang idak nian pernah ado tando-tando nak di aspal atau di cor. Selamo ini warga di sini nahanke bae, apolagi kalu musim hujan cak sekarang ini, susah masyarakat nak keluar lewat jalan ini selalu becek jadinyo,” ungkap Rita Sahara (45), salah seorang warga RT01 RW04 Kelurahan Cambai yang selama ini mengeluhkan jalan di lingkungannya tak kunjung dibangun kepada koran ini, kemarin siang (21/2).
Ibu rumah tangga (IRT) ini mengaku warga sekitar sudah cukup sabar menunggu pemerintah kota (pemkot) turun tangan dan memperbaiki kerusakan jalan tersebut. Namun sayang, hingga saat ini kerusakan belum juga diperbaiki.
“Iyo pak kami selamo ini selalu nunggu kalu pemerintah nak bangun jalan kami ini tapi sampe sekarang dak katek nian. Jangan ke nak dibangun jalan ini, ado tando-tando nak dibangun bae dak katek pak, ngapo cak itu cubo tolong perhatike jugo kami warga di sini ni,” kata dia.
Sementara itu, Ketua RT01 RW04 Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai, Amron Jauhari mengaku, jika kondisi jalan yang rusak parah dan belum pernah tersentuh sama sekali pembangunannya oleh pemerintah itu diketahui pihaknya panjangnya lebih kurang sekitar 180 meter dan lebarnya 4 meter.
“Kalu aku jadi RT ini baru sekitar duo minggu ini pak, jadi jalan ini sudah aku bawa dewek ke pak Ridho ado cak seminggu yanng lewat minta untuk dibangun. Kalu jawaban dari wong PU memang ado tanggapannyo dibangun nak dianggarke tapi belum tau kapan pastinyo jalan kami dibangunnyo,” terang Amron saat dibincangi di lokasi.
Menurutnya, jalan di lingkungan RT yang diketuainya itu merupakan akses jalan yang memiliki jumlah Kepala Keluarga (KK) sebanyak 80 KK. “Warga kami termasuk aku jugo tinggal di sini sudah dari dulu memang selamo ini jalan itu belum nian tersentuh pembangunan oleh pemerintah. Kami ni susahnyo kalu musim ujan cak sekarang ini pasti becek sudah selamo ini kondisinyo cak itu,” bebernya.
Dikatakan dia, dengan kondisi jalan seperti ini tentunya sangat menyulitkan masyarakat untuk bepergian. Karena mobil ataupun motor tidak bisa melewati jalan itu. “Jika dipaksakan bisa-bisa mobil akan kelumpuran, sebab jalannya masih alami alias tanah liat,” imbuhnya.
Lebih lanjut Amron menceritakan bukan hanya satu ataupun dua mobil yang kelumpuran setiap ingin keluar rumah ataupun sebaliknya. Bahkan sedihnya jalan ini belum pernah tersentu oleh pemerintah dan juga terkadang merasa irih dengan daerah lain jalannya sudah bagus-bagus semua, sedangkan disini seperti kubangan kerbau.
“Warga-warga yang tinggal di sini terkadang merasa irih dengan daerah kelurahan lain jalannya sudah bagus semua, sedangkan jalan ditempat kami lumpur,” tuturnya.
Ia pun mengharapkan kepada pemerintah, khususnya Pemkot Prabumulih untuk membangun jalan yang dimaksud, karena jalan tersebut adalah akses jalan satu-satunya. Jika setiap banjir tentunya lingkungan mereka terisolir karena masyarakat susah berkatifitas. “Sangat mengharapkan kepada pemerintah untuk membangun jalan, kalu biso tahun inilah biso dibangun jalan itu karena itu sangat dibutuhkan oleh masyarakat,” tandas Amron. (Mg03)

News Feed