oleh

Jadi Tersangka, Mantan Direktur PDAM Tak Ditahan

-Metropolis-174 views

PRABUMULIH – Setelah cukup lama, akhirnya Kejaksaan Negeri Prabumulih menetapkan mantan Direktur PDAM Tirta Prabujaya, Iskandar SE sebagai tersangka.

Namun meskipun sudah menyandang status tersangka, pihak kejaksaan belum melakukan penahanan terhadap Iskandar.

“Baru penetapan tersangka dahulu, penahanan bergantung hasil pemeriksaan dilakukan penyidik. Penyidik punya keyakinan untuk melakukan penahanan terhadap tersangka diperiksa,” ujar Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari), M Husein Admaja SH MM dibincangi awak media, Kamis (26/9).

Ungkapnya, jika tersangka koperatif dalam menjalani pemeriksaan bisa saja nantinya tidak ditahan. Tetapi, tegasnya jika sebaliknya jelas tersangka akan ditahan.

“Ditakutkan melarikan diri dan menghilangkan barang bukti dan lainnya. Jelas penyidik akan melakukan penahanan,” tambahnya.

Lanjutnya, pada audit investigasi memang ditemukan kerugian negara pada kasus SPPD fiktif sekitar Rp 300 juta. Kata dia, masih ada investigasi lanjutkan memastikan kerugian negara disebabkan akibat kasus dugaan korupsi SPPD fiktif Mantan Direktur PDAM Tirta Prabu Jaya tersebut.

“Jumlah kerugian negara tersebut, sifatnya sementara bisa bertambah dan berkurang. Bergantung audit investigasi lanjutan nantinya,” aku Husein, sapaan akrabnya.

Disinggung soal korupsi distribusi air juga diduga terjadi di PDAM Tirta Prabu Jaya, Husien menjelaskan pihaknya mengalami kesulitan untuk audit kerugian negaranya.

“Karena parameternya tidak jelas. Hanya kita tetapkan Mantan Direktur PDAM Tirta Prabu Jaya sebagai tersangka kasus korupsi SPPD fiktif,” terangnya.

Sebelumnya, kasus dugaan korupsi SPPD fiktif terjadi di PDAM Tirta Prabu Jaya, sudah cukup lama bergulir di Kejari. Hingga akhirnya, Mantan Direktur PDAM Tirta Prabu Jaya ditetapkan sebagai tersangka. (03)

Komentar

News Feed