oleh

Jabatan Sekda Segera Dilelang

PRABUMULIH – Sebentar lagi jabatan Sekretaris Daerah (Sekda) bakal ditinggal HM Kowi SSos MSi. Lantaran, Kowi memasuki massa purna bakti atau pensiun sebagai abdi negara di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot) pada 1 April mendatang.

Nah, untuk mengisi kekosongan jabatan orang nomor satu di lingkungan ASN Pemkot tersebut. Bakal segera dilakukan, lelang jabatan Sekda tersebut.

Walikota (Wako), Ir H Ridho Yahya MM mengatakan, akan segera dilakukan lelang jabatan terbuka untuk mengisi kekosongan jabatan Sekda tersebut.

“Soal lelang jabatan Sekda tersebut, segera kita laksanakan kita kordinasikan dengan Badan Kepegawaian Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM). Kita laksanakan lelang terbuka,” jelas Ridho sapaan akrabnya dibincangi koran ini, Kamis (10/1).

Sambungnya, proses lelang dilakukan sesuai dengan aturan dan ketentuan. Dan, ia mempersilahkan pejabat yang memenuhi persyaratan, setelah dibuka nantinya untuk mengikuti proses lelang jabatan Sekda tersebut.

“Jelas lelang terbuka tersebut, kita laksanakan sesuai dengan rambu-rambunya atau aturan,” tukas suami Ir Hj Suryanti Ngesti Rahayu ini.

Soal lelang pejabat sebelumnya, sekarang ini masih proses pengusulan untuk diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri). “Kan sudah lelang dan assement untuk Kepala OPD, tinggal kita ajukan saja ke Jakarta (Kemendagri, red),” ucapnya.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM, Hery Mirhan dikonfirmasi terpisah terkait lelang jabatan Sekda tersebut. Kata dia, sejauh ini tinggal menunggu keputusan Wako.

“Kita akan mohon petunjuk dengan Pak Wako, soal lelang jabatan Sekda tersebut. Nah, jika ada keputusan dari beliau, lelang jabatan Sekda tersebut beru kita lakukan,” tandas Hery.

Kata dia, lelang jabatan Sekda terbuka ini dipersiapkan bagi siapa pun. Tentunya, pejabat di lingkungan Pemerintah kota (Pemkot) dan lainnya, telah memenuhi persyaratan yang ditentukan. “Siapa saja bisa ikut, asalkan memenuhi persyaratan yang ditentukan. Kalau sudah ada keputusan, baru kita jadwalkan kapan lelang dibukan,” tambahnya.

Begitu juga, kata dia, jabatan Kepala OPD yang kosong ditinggal oleh Kepala OPD memasuki masa pensiun. Bakal segera dilakukan lelang jabatan, tentunya mengacu dengan aturan sudah ditentukan.

“Untuk lelang jabatan tersebut, anggarannya memang sudah teranggarkan. Tinggal melaksanakan saja, jelas butuh proses seperti halnya lelang jabatan yang telah kita lakukan. Apalagi, ada sejumlah tahapan dilakukan,” bebernya.

Rincinya, seperti pengumuman lelang. Lalu, proses pendaftaran dan administrasi. Selanjutnya, proses assement, makalah, dan terakhir wawancara. “Lelang jabatan tersebut dilakukan pihak ketiga atau Tim Panitia Seleksi (Pansel), kita hanya menerima hasil dan selanjutnya Wako yang memutuskan,” tandasnya.

Lanjutnya, untuk mengisi kekosongan selama proses lelang jabatan. Tukasnya, jabatan kosong tersebut bisa di Plt-kan. Yang menentukannya, juga Wako dan ia hanya melaksanakan saja keputusan tersebut.

“Bisa diisi sementara di Plt-kan, setelah proses lelang selesai baru didefenitifkan,”pungkasnya. (03)

News Feed