oleh

Interaksi di Sekolah Latih Keberanian dan Sosialisasi 

-Pendidikan-10 views

PRABUMULIH– Pelaksanaan pembelajaran tatap muka di Sekolah, sudah sangat  dinanti-nantikan oleh sebagian besar Wali siswa. Pasalnya tidak semua wali siswa memiliki waktu dan tingkat kecerdasan yang sama untuk mendidik anak saat mengikuti pembelajaran dalam jaringan dari jarak jauh.

Hal ini seperti disampaikan oleh salah seorang wali siswa SDN 3 Prabumulih, usai menghadiri pertemuan dengan pihak sekolah, Senin (28/12/2020).

Menurutnya, anak-anak yang terlalu lama belajar dari rumah bukan menambah pintar namun makan menambah makin malas, dan makin banyak main. Tugas yang seharusnya dapat dikerjakan dalam waktu 1 jam, malah main hp berjam-jam.

” jika tidak dalam pengawasan orang tua, anak anak lebih banyak main daripada belajar, saat jadwal belajar daring. Sedangkan orang tua juga banyak pekerjaan, yang harus diselesaikan apalagi orang tua pekerja,”jelas Wali dari Agung ini.

Wanita yang dalam kesehariannya merupakan pedagang ikan di Pasar Kota Prabumulih ini, berharap agar pelaksanaan pembelajaran tak muka yang direncanakan mulai senin depan dapat terlaksana. “Kami sangat merasakan efek negatif siswa belajar dari jarak jauh. Setidaknya karena kami orang tua tidak bisa mendampingi,” katanya jujur.

Sementara Kepsek SDN 3 Prabumulih,  Rusmawati SPd mengatakan, bahwa utamanya belajar dan pertemuan di sekolah adalah sosialisasi dan membentuk rasa keberanian siswa. “Dengan melihat teman berani, maka anak lain juga ikut berani. Selain itu, anak anak terua bersosialisasi dengan berkomunikasi antar sesama. Itulah pentingnya pertemuan, “jelasnya.

Namun dengan keadaan seperti sekarang ini, contoh banyak hal yang perlu dipertimbangkan untuk melaksanakan pertemuan agar semuanya aman. Yang pasti disampaikan kepada wali murid, agar orang tua selalu mengingatkan siswa untuk tetap memadai protokol kesehatan saat berada di sekolah.

” Kita di sekolah akan melaksanakan tugas semaksimal mungkin, mengingatkan agar tidak berkerumunan dan menyediakan sarana protokol kesehatan.  Namun kami juga mohon dukungan dari wali murid agar mengingatkan anak-anaknya dan memenuhi kebutuhan anak untuk datang ke Sekolah, minimal mempersiapkan bekal dan botol minum,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed