oleh

Intens Awasi Dana Desa

-Sumsel-276 views

MARTAPURA – Peran Inspektorat Daerah sangat penting. Terutama yang bersifat pengawasan hingga auditor internal pemerintah. Karena lembaga ini (Inspektorat Daerah,red) memainkan peran sangat penting untuk kemajuan dan keberhasilan pemerintah daerah.

Demikian dikatakan Kepala Inspektorat Kabupaten OKUT, Hasbullah belum lama ini. Ia mengatakan, pada tahapan tertentu Inspektorat sebagai pengawas harus mampu memberikan kesadaran arti pentingnya kepatuhan terhadap peraturan berlaku.

“Aparatur Sipil Negara (ASN) di OKUT harus memahi pentingnya kepatuhan dalam menyelanggarakan tugas-tugas pemerintahan,” ujarnya.
Aturan yang mengatur pelaksanaan pengawasan di daerah bersifat dinamis, tetapi harus mengacu pada UU No 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah.

Dalam tugasnya, Inspektorat juga harus memahami Keputusan Presiden No 74 Tahun 2001 tentang Tata Cara Pengawasan Penyelenggaraan Pemerintahan Daerah dan Keputusan Menteri Dalam Negeri No 67 Tahun 2007 tentang Pedoman Teknis Organisasi dan Tata Kerja Inspektorat Provinsi dan Kabupaten/Kota. “Inspektorat tentunya harus mengemban tugas dalam menjalankan aturan tersebut,” pungkansya.

Memang ia mengakui, ada beberapa titik yang harus diprebaiki dan pembinaan. Misalnya saja, dalam hal pengelolaan dana desa. Tidak semua perangkat desa memiliki kemampuan unggul dalam melakukan pengelolaan anggaran. Oleh sebab itu dibutuhkan pengawasan, agar tidak melanggar hukum,” katanya. Dan tentunya kata dia, harus mengacu pada Peraturan Menteri No. 16 Tahun 2018 yang mencakup tentang Prioritas Penggunaan Dana Desa sehingga meminimalisir adanya penyelewengan.

Inspektorat memainkan peran penting untuk kemajuan dan keberhasilan pemerintah daerah dan perangkat daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan di daerah. “Tugas yang diterima dari kepala daerah yakni bupati, harus dilaksanakan dengan baik. Dan itupun harus diikuti oleh ASN yang ada,” imbuhnya.

Masih kata Hasbullah, dalam menjalankan tugas pengawasan urusan pemerintahan, inspektorat mempunyai beberapa fungsi. Diantaranya, perencanaan program pengawasan. Kemudian merumuskan kebijakan dan fasilitas pengawasan. Terus kata dia, pemeriksaan, pengusutan, pengujian, dan penilaian tugas pengawasan. “Kita tak pernah lelah untuk melakukan pengawasan dan pembinaan pada ASN,” ucapnya. (asa)

News Feed