oleh

Ini Penyebab Laka Maut, Ibu dan Anak Tewas

-Metropolis-469 views

PRABUMULIH – Kecelakaan yang menewaskan tiga nyawa,yang tak lain ibu dan kedua anaknya masing-masing Nurhayati (37) dan dua anaknya Atifah Jihan (13) dan Elisyah (15) sangat mengejutkan.
Saat itu, korban mengendarai motor Jupiter Z nopol BG 2089 CC. Kejadiannya di Jalan Jenderal Sudirman tepatnya depan Dealer TAG Kecamatan Cambai, Jum’at lalu sekitar pukul 17.15 WIB.
Hingga saat ini, Satuan Lalulintas (Satlantas) Polres Prabumulih masih melakukan pemeriksaan terhadap supir mobil Toyota Innova nopol B 2541 SFD yang terlibat dalam kecelakaan tersebut.
Supir mobil Toyota Innova diketahui bernama Hendra SE (45), Pegawai Negeri Sipil (PNS) Staf Bidang Akutansi di Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkot Prabumulih.
Hingga siang kemarin (16/9), warga Perumnas Arda Kelurahan Karang Raja Kecamatan Prabumulih Timur ini diperiksa polisi. Statusnya masih sebatas saksi.
Selain Hendra, polisi juga melakukan pemeriksaan terhadap Sepriadi warga Simpang Niru Kecamatan Rambang Dangku Kabupaten Muara Enim yang tak lain supir mobil Mitsubishi Tripton nopol BG 9003 IA. Mobil ini pun terlibat insiden kecelakaan maut dengan motor korban warga Perumahan Griya Pangkul Sejahtera Desa Pangkul Kecamatan Cambai itu.
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SH SIk MH melalui Kasat Lantas, AKP Nofrizal menjelaskan, supir mobil yang terlibat laka maut tersebut, kini masih diperiksa tim penyidik di Unit Lakalantas Polres Prabumulih.
“Kami masih mendalami kasus kecelakaan lalu lintas ini, apakah masuk kecelakaan murni atau mengarah tindak pidana,” ujar AKP Nofrizal dikonfirmasi koran ini, siang kemarin (16/9).
Kasat Lantas juga mengatakan, pemeriksaan dilakukan anggota Lakalantas Polres Prabumulih ini dilakukan guna memastikan siapa yang salah dalam kecelakaan yang mengakibatkan seorang ibu beserta dua orang anaknya yang tewas itu.
Pemeriksaan itu sendiri, kata AKP Nofrizal dilakukan usai polisi mengumpulkan beberapa data di tempat kejadian perkara (TKP) dengan meminta keterangan dan beberapa saksi di lapangan.
“Sudah diminta keterangan kemarin sama anggota. Selain dua supir yang terlibat kecelakaan ini, juga meminta keterangan dari saksi dan pihak keluarga korban yang meninggal ini,” kata dia.
Lebih lanjut dikatakan Nofrizal, sejauh ini pemeriksaan yang dilakukan terhadap Hendra SE, PNS di Pemkot Prabumulih dan maupun Sepriadi, dua supir yang terlibat kecelakaan itu diperiksa petugas polisi masih sebatas sebagai saksi. Selain itu, polisi juga belum dapat menetapkan Hendra maupun sebagai tersangka dalam perkara laka maut tersebut.
“Sementara ini masih sebagai saksi dua-duanya, nanti Senin besok (hari ini, red) mereka masih kita panggil untuk pemeriksaannya lebih lanjut,” tuturnya.
Sementara itu, Hendra SE, PNS Staf Bidang Akutansi di Badan Keuangan Daerah (BKD) Pemkot Prabumulih yang sempat dibincangi saat di Kantor Satlantas Polres, siang kemarin ini mengaku ketika melintas di kawasan tersebut ia merasa ada melindas sesuatu.
“Dan memang jarak mobil saya waktu melintasi jalan waktu itu dengan korban sudah begitu dekat, jaraknya ada sekitar 4 sampai 5 meter. Dan saya juga sudah tidak bisa menghindarinya lagi,” ungkap Hendra. (07)

News Feed