oleh

Ini Alasan Pelaku Buang Jasad Korban ke Hutan

-Metropolis-228 views

PRABUMULIH – Guna melengkapi berkas perkara penganiayaan yang mengakibatkan hilangnya nyawa seseorang, dengan pelaku bernama Patra, warga Kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai. Kemarin (13/7) tim Penyidik Satreskrim Polres Prabumulih menggelar rekonstruksi dengan melakukan sebanyak 23 adengan.

Adapun 23 adegan yang digelar di acara rekonstruksi tersebut, menceritakan tentang bagaimana pelaku Patra melakukan perbuatan yang menyebabkan hilangnya nyawa korbannya Supri Agus Mulyono, warga kelurahan Sungai Medang Kecamatan Cambai.

Kasat Reskrim Polres Prabumulih, AKP Eryadi Yuswanto SH MH melalui KBO Satreskrim Polres Prabumulih, IPTU Akhyar didampingi Kanit Pidum IPDA Rikiyanto AS, menuturkan saat ini pihaknya tengah melakukan rekontruksi masalah kasus 351 ayat 3, penganiayaan yang menyebabkan hilangnya nyawa seseorang. “Dengan rekonstruksi dilakukan sebanyak 23 adegan,” ujarnya.

Ditanya apa motif pelaku hingga mengakibatkan hilangnya nyawa korban, diungkapkan bahwa pelaku tidak ada motif khusus dalam kejadian tersebut. “Karena awalnya pelaku yang mengendarai sepeda motor menabrak korban yang sedang berjalan kaki saat berada di jalan raya sungai medang. Pelaku yang telah menabrak korban saat itu mengetahui korban merupakan warga satu kampung. Jadi merasa takut kejadian itu akan dibongkar korban jadi pelaku langsung menyeret korban ke hutan tepatnya di kebun karet. Namun, oleh karena korban menjerit saat itu pelaku pun malah membekap korban dengan baju korban hingga meninggal dunia,” jelasnya saat dibincangi sejumlah awak media, kemarin (13/7).

Sementara penangkapan terhadap pelaku Patra tersebut dikatakannya, berdasarkan dari informasi yang berhasil pihaknya kumpulkan baik dari warga dan segala pihak. “Setelah kita kumpulkan informasi diketahui bahwa korban Supri Agus Mulyono yang merupakan tukang urut ini, hari itu baru pulang mengurut dengan berjalan kaki di jalan raya sungai medang itu. Dan saat diperjalanan sempat berpapasan dengan sejumlah saksi. Serta saat dilakukan pemeriksaan di lokasi kejadian ada bekas-bekas terjadinya kecelakaan karena ada sejumlah barang bukti dan dari situ kita pun melakukan lidik sehingga diketahui lah bahwa Patra inilah pelakunya,” terangnya.
Dikatakannya, atas perbuatan tersebut pelaku dijerat pasal 351 ayat 3. “Dengan ancaman pidana 7 tahun keatas,” tukasnya. (01)

News Feed