oleh

Ini Alasan Kenapa Warga Tutup Jalan Pakai Sampah

PRABUMULIH – Kesal tanahnya menjadi Tempat Pembuangan Sampah (TPS), membuat A Taswin merandang. Ia pun dibantu warga menutup Jalan Tri Sukses yang menjadi jalan umum.
Penutupan jalan tersebut bukan tanpa alasan. Menyusul, banyaknya tumpukan sampah di lahannya. Sehingga meninggalkan bau busuk yang menyengat dan juga pemandangan tidak sedap.
Sehingga sang pemilik tanah A Taswin bersama warga akhirnya menutup Jalan Tri Sukses, yang berbatasan antara Kelurahan Mangga Besar (Mabes), Kecamatan Prabumulih Utara dan Kelurahan Prabu Jaya, Kecamatan Prabumulih Timur.
Penutupan jalan tersebut, jelas cukup merepotkan warga yang menggunakan jalan tersebut sebagai tempat melintas. Sehingga akhirnya terpaksa memutar untuk mencari jalan lain.
Salah satu warga, Hasan (64) mengatakan, kalau penutupan jalan tersebut dilakukan Jumat lalu (29/6). Hal itu buntut kekesalan pemilik tanah yang dijadikan TPS ilegal dan juga warga.
“Selain menyebabkan lingkungan kotor, sampah yang dibuang sembarangan menyebabkan bau yang tidak sedap. Akhirnya jalan tersebut ditutup sementara,” ucapnya kepada koran ini, akhir pekan ini.
Sambungnya, kasus tersebut informasinya sudah ditangani kelurahan. Bahkan, kata dia Lurah Mabes, Yahya Hardianto SE telah turun dan melihat lokasi penutupan warga.
“Kalau tidak salah bukan hanya lurah, Dinas Perumahan dan Kawasan Pemukiman (Perkim) sudah menerjunkan petugas kebersihan untuk mengeceknya. Informasinya, jalan tersebut Senin ini (hari ini, red) jalan tersebut dibersihkan dan kembali dibuka,” akunya.
Terpisah, Camat Prabumulih Utara, Edwin SSTP mengatakan, telah mendapat laporan terkait penutupan jalan tersebut. Kata dia, Lurah Mabes sendiri sudah turun ke lokasi untuk menanganinya.
“Sudah kita dengar dan terima laporan warga, soal TPS Ilegal yang menyebabkan kotor dan bau menyengat. Lurah Mabes sendiri, sudah cek dan mencari solusinya bersama warga,” tukasnya.
Ia berharap, segera ada solusi secepatnya terkait penutupan jalan tersebut. Selain itu, ia tak lupa mengimbau warga untuk tidak membuang sampah sembarangan hingga menyebabkan terjadinya TPS ilegal yang akhirnya dikeluhkan warga.
“Semoga peristiwa tersebut menjadi pelajaran bagi warga yang membuang sampah sembarang, buang sampah pada tempatnya. Kita berharap penutupan jalan tersebut, segera dibuka sehingga akses jalan kembali lancar,” bebernya.
Sementara itu, Lurah Mabes, Yahya Hardianto SE menyebutkan, kalau soal penutupan jalan tersebut. Ia sudah berembuk dengan pemilik lahan dan juga warga, melibatkan Ketua RT/RW di sekitar lokasi penutupan jalan.

“Kita juga imbau pemilik tanah untuk membersihkan dan memagar tanahnya, supaya tidak dijadikan TPS ilegal lagi. Kita juga mengajak, kedua warga untuk bergotong royong membersihkan jalan tersebut,” tukasnya.
Sebutnya, tak lupa mengingatkan, kedua warga agar tidak lagi membuang sampah di lokasi tersebut. Selain itu, akan dipasangi papan peringatan di larang membuang sampah. “Setelah gotong royong tersebut, rencananya jalan tersebut akan dibuka kembali,” pungkasnya. (03)

News Feed