oleh

Ini Alasan Kantor Imigrasi Muara Enim Tolak 8 Permohonan Paspor

-Sumsel-753 views

MUARA ENIM – Sepanjang tahun 2018, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim telah menerbitkan sebanyak 19.853 paspor.

Dari jumlah itu, sebanyak 15.137 paspor diterbitkan Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim, dan 4.716 paspor diterbitkan Unit Kerja Keimigrasian (UKK) Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim di Kabupaten Musi Rawas (Mura).

Jumlah penerbitan paspor 2018 lebih banyak dibanding 2017 lalu yang hanya menerbitkan sebanyak 15.317 paspor. Sedangkan paspor 24 halaman untuk Tenaga Kerja Indonesia (TKI) Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim mengeluarkan sebanyak 127 buku, lebih banyak dibanding 2017 hanya 87 buku.

Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim, Telmaizul Syatri, 70 persen pembuatan paspor digunakan untuk umroh dan haji.

“Sisanya 30 persen untuk wisata dan kunjungan keluarga,” jelas Telmaizul Syatri, dalam Press Release giat capaian kinerja kantor Imigrasi Muara Enim tahun 2018, pekan lalu.

Namun disamping itu, Telmaizul menyebut, di sepanjang 2018 juga, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim telah menolak atau menunda sebanyak 8 permohonan paspor.

“Penolakan karena pemohon dicurigai akan membuat paspor untuk bekerja di luar negeri (Calon TKI) tidak sesuai ketentuan atau nonprosedural. Dalih mereka, membuat paspor untuk beribadah, kunjungan dan lain sebagainya. Kita curigai mereka saat dilakukan wawancara,” tuturnya.

Atas kecurigaan tersebut, maka permohonan penerbitan paspor ditolak. Upaya itu, Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim ingin melindungi warga negara Indonesia agar tidak menjadi tenaga kerja ilegal di luar negeri.

“Kita tidak ingin warga negara Indonesia bermasalah di luar negeri. Untuk itu, kita antisipasi dini,” imbuh dia.

Bukan itu saja, pada 2018 juga, Kantor Imigrasi Kelas II Non TPI Muara Enim telah membatalkan 4 paspor, karena pemohon memberikan keterangan tidak benar.

“Walaupun paspornya sudah diterbitkan. Jika pemohon memberikan keterangan tidak benar akan kita batalkan. Maka kami imbau pemohon paspor supaya dengan jelas dan benar memberikan keterangan saat akan membuat paspor,” tukas dia. (and/SG)

News Feed