oleh

Ini Alasan Dua Pengacara Beri Bantuan Hukum Gratis Kepada Rivat

-Metropolis-73 views

PRABUMULIH – Dua pengacara masing-maisng Yulison Amprani SH MH dan Sanjaya SH bakal memberikan bantuan hukum gratis kepada  Rivat Eka Saputra (42), tersangka kasus pembunuhan di Diva Karaoke.

Alasan pemberian bantuan hukum gratis ini lantaran tersangka dinilai dikenal baik dan bagus. Dan juga berasal dari keluarga baik-baik. Penyerahan mandat pengacara dilakukan pada Senin lalu (30/11/2020) di ruang Satreskrim Polres Prabumulih. Yulison, salah satu kuasa hukum Rivat dikonfirmasi, membenarkan telah menerima mandat tersebut.

“Atas permintaan keluarga dan juga rekan kerjanya di perusahaan kertas, kita diminta mendampingi proses hukum Rivat.  Sebagai, klien terjerat kasus hukum, masalah pembunuhan di Karaoke Diva,” ujarnya.

Sambung Icon, sapaan akrabnya akan maksimal melakukan pembelaan kliennya terjerat kasus pembunuhan Karaoke Diva, Riva. “Kak Rivat sudah bertemu saya. Pembunuhan dilakukan Rivat memang salah. Bukan pembunuhan berencana, bersifat spontanitas karena terbakar emosi dan api cemburu. Melihat istrinya di Karaoke Diva bersama diduga selingkuhannya, kemudian menjadi korban pembunuhan,” jelasnya sambil menyebutkan, bantuan hukum diberikan bersifat sosial alias gratis dan tanpa dipungut biaya.

Salah satu pertimbangannya membela kliennya, lantaran selama ini dikenal baik dan bagus. Dan juga berasal dari keluarga baik-baik. “Selain itu, ini merupakan harga diri klien dan nama baik keluarga telah dicoreng korban. Dan korban sendiri dan orang tuanya, juga telah diingatkan klien kita agar menyudahi perselingkuhan tersebut sebanyak tiga kali. Namun, karena korban merupakan mantan Narapidana (Napi) dan juga residivis kambuhan hal itu tidak diindahkan. Sehingga, pembunuhan itu akhirnya terjadi,” bebernya sambil berharap, kejadian ini dijadikan pelajaran berharga bagi masyarakat Prabumulih.

Kata dia, karena telah mengantongi mandat. Sebutnya, pendampingan hukum mulai saat ini hingga rekonstruksi dan juga proses hukum hingga di persidangan akan dilakukan. “Kita siapkan pembelaan, mudah-mudahan bisa meringankan hukumannya. Apalagi, Rivat dijerat dengan Pasal 351 KUHP jo Pasal 338 KUHP dengan ancaman penjara 20 tahun,” terang pengacara berkacamata ini. (03)

 

 

 

 

 

 

 

Komentar

News Feed