oleh

Ingin Jadi TKI, Ini Caranya…

-Ekonomi-500 views

PRABUMULIH – Bekerja di luar negeri sebenarnya tidak sulit asal tahu caranya. Balai Pelayanan Penempatan Perlindungan Tenaga Kerja Indonesia (BP3TKI) mengingatkan, agar warga kota ini tak tergiur cara mudah sehingga menjadi Tenaga Kerja Ilegal (TKI) di luar negeri.
Untuk memberikan pemahaman dan tata cara yang benar sebagai TKI. BP3TKI membekali tenaga kerja Kota Nanas ini yang tengah ikut pelatihan di Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) tata cara atau prosedur yang benar menjadi TKI di luar negeri. Khususnya, di Malaysia.
“Lewat kegiatan sosialisasi ini, kita memberikan informasi yang benar atau prosedur resmi. Bagi yang berminat menjadi TKI ke luar negeri untuk mengadu nasib,” jelas Perwakilan BP3TKI Palembang, Karda Santa, Jumat (23/3).
Kata dia, informasi yang diberikan mulai dari pendaftaran di Disnaker. Selanjutnya berkas diserahkan ke Perusahaan Pelaksana Penempatan Tenaga Kerja Indonesia Swasta (PPTKIS). Yaitu PT Mardel Anugerah Internasional Palembang. “Selaku salah satu pengiriman TKI ke luar negeri tujuan Malaysia, untuk penyediaan tenaga kerja di bidang elektronik,” ungkapnya.
Lanjutnya, informasi yang diberikan setidaknya memberikan peluang dan jalan bagi para tenaga kerja asal Bumi Seinggok Sepembuyian ini bisa bekerja di luar negeri. “Jangan tergiur jadi TKI ilegal, mudah tetapi menimbulkan masalah di belakang hari. Dan bisa di deportasi oleh negara tujuan kerja,” terangnya.
Sementara itu, Perwakilan PT Mardel Anugrah Internasional Palembang, Sri Permayanti mengatakan, kalau tahun lalu pihaknya memberangkatkan sekitar 750 tenaga kerja asal Sumatera Selatan (Sumsel) secara legal ke Malaysia.
“2 April mendatang, sekitar 42 orang tenaga kerja asal Sumsel kembali berangkat ke Malaysia. Usia tenaga kerja yang berangkat mulai usia 18-40 tahun,” ucapnya.
Ia menjelaskan, pendaftaran gratis dan biaya ke berangkatan di tanggulangi oleh perbankan. Pihaknya bekerja sama dengan BRI. “Sebelum berangkat, tenaga kerja tersebut telah dibekali kita bekerja sama dengan BP3TKI. Sebulan bisa 2-3 kali kita memberangkatkan tenaga kerja ke luar negeri,” akunya.
Sementara itu, Kadinaker, H Zulkifli AB SE MM menyebutkan, sosialisasi ini dalam rangka memberikan peluang kerja bagi tenaga kerja di kota ini untuk bekerja di luar negari. “Kegiatan ini juga merupakan upaya kita (Disnaker), untuk menekan angka pengangguran di kota ini. Sebanyak 94 tenaga kerja yang ikut pelatihan kita, semuanya menyimak sosialisasi yang diberikan,” tandasnya.
Menurutnya, tenaga kerja yang berminat bisa mendaftarkan diri ke Disnaker. Syaratnya juga, tidak perlu mengantongi sertifikat Disnaker. Tetapi, ucapnya yang punya menjadi prioritas atau lebih diutamakan. “Ada peluang tersebut, kita minta tenaga kerja memanfaatkannya untuk mengubah nasib dan meningkatkan kesejahteraan hidup,” pungkasnya. (03)

News Feed