oleh

Indra Ditemukan Tewas Penuh Luka Lebam

PRABUMULIH – Sebuah jasad yang belakangan diketahui bernama Indra Wijaya alias Indra Pirang (40) kemarin (10/12) pagi ditemukan tergeletak di simpang tiga jalan Nigata, Kelurahan Sukajadi, Prabumulih Timur.
Saat pertama kali ditemukan, posisi warga jalan Hibrida RT 11 RW 01 Kelurahan Prabu Jaya, Prabumulih Timur itu dalam keadaan terlentang dengan kemeja kotak-kotak yang dikenakan sudah tak terkancing. Di bagian kepala pria yang sehari-hari bekerja sebagai juru parkir (jukir) di sekitar Taman Kota Prabu Jaya ditemukan banyak luka lebam dan bekas darah yang sudah mengering.
Tak hanya itu, polisi juga menemukan selembar kertas berisikan dengan kop surat Dinas Perhubungan UPTD Perparkiran Pemkot Prabumulih yang tertera nama korban sebagai pemegang surat keputusan (SK) penanggung jawab titik lahan parkir berlokasi di kawasan Taman Kota Prabu Jaya.
Jasad korban pertama kali ditemukan sekitar pukul 05.30 WIB oleh Nasution alias Ion (30) warga jalan Taman Sari RT03 RW03, Sukajadi. Ion yang saat itu hendak berangkat ke kebun karet merasa curiga setelah melihat sosok tubuh pria dewasa yang tergelatak di pinggir jalan. Karena penasaran, Ion kemudian mendekat. Saat itu, ia melihat korban sudah tak bergerak.
Setelahnya, ia segera mendatangi rumah seorang personel Polres yang kebetulan berada di sekitar lokasi. Dan tak lama berselang, puluhan petugas dari Polsek Prabumulih Timur dan Polres Prabumulih tiba di lokasi kejadian.
“Waktu nak berangkat nyadap karet ke kebun, kulihat cak ado wong teguling pucuk rumput. Kareno penasaran jadi kudeketi,” ucapnya dibincangi di lokasi kejadian. “Saya langsung ke rumah pak Kiki dan memberitahukannya, lalu kami bersama-sama warga lainnya dan polisi ke lokasi mayat itu,” tuturnya.
Dari hasil pengamatan di lokasi kejadian, sebagian besar tubuh korban tak mengalami luka bagik bekas benda tajam ataupun jeratan. Namun korban mengalami banyak luka lebam di bagian kepala-yang diduga akibat hantaman benda tumpul.
Bukan itu saja, ditemukan juga bekas darah mongering di bagian rongga hidung dan mulut serta telinga-yang diduga akibat hantaman benda tumpul di bagian kepala depan maupun belangan. Bekas-bekas darah ini seolah mengatakan ada pukulan keras yang diderita korban sebelum akhirnya korban menghembuskan nafas terakhir.
Sementara itu dari telapak tangan korban bagian luar juga ditemukan luka lebam. Luka tersebut diduga bukti adanya upaya perlawanan yang diberikan korban kepada pelaku yang telah tega menghabisi nyawanya.
Sementara itu, informasi lain yang berhasil dihimpun menyebutkan, korban sempat terlihat dalam keadaan segar bugar pada Sabtu petang-di sela acara konser musik yang digelar di Taman Kota. Saat itu, salah seorang saksi mata mengaku melihat korban mengenakan pakaian yang sama persis dengan pakaian yang melekat di tubuh korban saat ditemukan sudah dalam keadaan tak bernyawa.
Saksi mata itu bahkan mengaku melihat korban tengah bersama seorang pria berinisial E. “Aku ketemu sore kemaren, make pakean itulah dengan si itu (E),” sebut saksi mata yang minta namanya diinisialkan.
Meski begitu, Kapolres Prabumulih, AKBP Andes Purwanti SE MM melalui Kasat Reskrim, AKP Eryadi Yuswanto SH MH belum mau berpekulasi. Eryadi menegaskan, saat ini pihaknya masih mengumpulkan barang bukti (BB) dan keterangan saksi.
“Benar jadi tadi ditemukan warga mayat laki-laki yang diduga korban penganiayaan yang mengalami luka dibagian muka akibat benda tumpul. Tindakan kita saat mengetahui adanya informasi itu langsung mendatangi lokasi dan olah TKP oleh identifikasi Polda,” terangnya.
Lebih lanjut dikatakan Eryadi, hingga saat ini pihaknya masih melakukan upaya penyelidikan. Beberapa anggota Reskrim gabungan empat Polsek dan Polres Prabumulih masih berada di lapangan untuk mendapatkan informasi terkait kejadian ini.
“Jasad korban setelah kita bawa ke kamar mayat RSUD Prabumulih selanjutnya oleh pihak keluarga langsung dibawa ke rumah duka untuk segera dimayamkan,” tandasnya. (Mg03)

News Feed