oleh

Indisipliner Siswa dan Guru Dihukum

-Pendidikan-87 views

URIP SUMOHARJO – Sebagai kepala sekolah di SMP Muhammadiyah Kota Prabumulih Jaliah SPd, tegas dalam meningkatkan kedisiplinan siswa di sekolah. Menurutnya disiplin adalah waktu untuk memulai pelajaran.

Karena itu wanita berkacamata ini memberikan hukuman kepada siswa dan guru yang indisipliner, atau yang tidak patuh dengan peraturan yang sudah dibuat dan disepakati. Hukuman diberikan, untuk memberikan efek jera agar guru maupun siswa yang menentang peraturan, dapat mengambil manfaatnya dengan harapan dapat taat pada peraturan yang ada.

“Kita setiap hari selalu melaksanakan apel pagi, sebelum memulai proses belajar mengajar, dengan gerbang yang tinggi kita tutup pagar sehingga para siswa dan guru yang terlambat tidak bisa masuk hingga apel selesai,”bebernya.

Setelah pelaksanaan apel selesai, barulah para guru dan siswa yang terlambat di berikan pengarahan dalam bentuk barisan khusus dan pemberian sanksi. “Memang ada beberapa para guru kita yang tempat tinggalnya jauh dari sekolah itu bisa dimaklumi dengan alasan yang tepat, namun untuk siswa yang lokasinya dekat dan tetap membandel karena terlambat tentunya kita harus memberikan hukuman yang mendidik,”jelasnya.

Beberapa hukuman yang diterapkan kepada siswa diantaranya membersihkan halaman sekolah adalah untuk tahap awal, kemudian jika masih terlambat menyapu halaman dan menyiram bunga yang ada di lingkungan sekolah. Jika masalahnya membandel maka berikan hukuman untuk membersihkan seluruh toilet sekolah.

“Kemudian beberapa siswi yang terlambat kita minta untuk menghafal ayat-ayat pendek dan menulis Alquran sebanyak 1 lembar soal hingga 10 lembar. Selain mereka mendapat pahala kita juga mendapat pahala karena membiasakan mereka untuk membaca Alquran,”bebernya.

Sementara pantauan koran ini lingkungan SMP Muhammadiyah Kota Prabumulih makin terlihat rapi dan bersih, sekolah yang berada di lingkungan pemukiman masyarakat Kelurahan Pasar Kota Prabumulih ini menjadi salah satu sekolah swasta yang favorit dengan jumlah siswa cukup banyak.

“Mungkin dengan penekanan kedisiplinan pada siswa yang kita terapkan setiap hari menjadi nilai jual kita kepada masyarakat bahwasannya kita tidak main-main dalam membentuk karakter siswa tentang kedisiplinan,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed