oleh

Imbau Masyarakat Tak Naikkan Harga Untuk Pembebasan Lahan Tol

-Metropolis-293 views

PRABUMULIH – Beberapa desa di Kota Prabumulih, masuk dalam jalur pembangunan tol simpang Indaralaya – Muara Enim – Lubuk Linggau – Bengkulu.

Sebagai kawasan yang masuk dalam rencana pembangunan, Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM mengingatkan masyarakat tak menghambat proyek pusat tersebut. Salah satunya dengan tidak menaikkan harga saat pembebasan lahan.

“Biasanya kalau ada pembebasan lahan pasti nak naiklah harga. Karena itulah sebelum itu terjadi kita wanti-wanti dari jauh hari jangan ada yang seperti itu,” kata Ridho.

Ia berharap, kedepan pembangunan dapat berjalan lancar tanpa adanya hambatan. “Kalau sejuah ini belum ada yang menolak, atau menaikkan harga. Tapi kembali perlu diingatkan jangan sampai ada yang naikkan harga. Kita sudah sedia payung sebelum hujan, karena kalau sudah basah untuk apa lagi,” terangnya.

Kepala desa Rambang Senuling Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT) Rusman YS, dikonfirmasi terkait rencana pembangunan jalur tol mengutarakan sudah ada pemasangan patok beberapa waktu lalu. “Itu sekitar 2 minggu lalu, tahap pemasangan patok di as jalan rencana tol. Antara patok dan jalan dipasang dengan jarak 25 meter” ujar Rusman.

Ia menuturkan, setelah pemasangan patok hingga saat ini belum ada informasi lebih lanjut terkait rencana pembangunan tol. “Belum ada, terakhir pemasangan patok. Sementara untuk lahan ada 25 lahan kebun milik warga,” tukasnya.

Sementara itu untuk diketahui, selain desa Rambang Senuling. Desa Talang Batu, , desa Karangan dan kelurahan Tanjung Rambang masuk dalam jalur pembangunan tol yang menelan biaya investasi senilai Rp 85,51 T dengan panjang total 329,3 km. (08)

Komentar

News Feed