oleh

Imbau Jangan Minta Pengawalan Preman

Minta Bantu Personel, Gratis Biayanya
PRABUMULIH – Jika angkutan berat (Angber) hendak melintas di Kota Nanas ini, merasa takut dan khawatir bisa meminta jasa pengawalan personel Polres Prabumulih. Tentunya, sesuai aturan dan ketentuan.

Kata Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH, jangan menggunakan jasa preman. Ia menyediakan, jasa pengawalan dan biaya gratis.

“Pengawalan kita berikan jelas, sesuai aturan dan ketentuan. Jika semuanya, dikawal jelas merepotkan personel kita. Kendaraan berat dikawal, jelas tidak sembarang. Misalnya, mengangkut apa dahulu,” ucapnya kepada awak media, Selasa, 2/7).

Selain itu, ucapnya, jika ada oknumnya melakukan pengawalan tidak sesuai prosedur. Segera laporkan saja kepadanya, jelas akan diberikan sanksi tegas terhadap personel tersebut.

“Jika ada oknum Polres Prabumulih, melakukan pengawalan tidak sesuai prosedur dan aturan. Terlebih meminta sejumlah uang laporkan segera. Akan segera kita respon dan tidak tegas, karena itu melanggar aturan,” wantinya.

Sambungnya, guna mendukung Peraturan Walikota (Perwako) No 56/2015, Angber harus melintas di jalan alternatif atau Jalan Lingkar (Jaling). Karena, mengacu aturan tersebut jalan dalam kota (Jalan Sudirman), tidak diperbolehkan.

“Kecuali, truk BBM, sembako, material, sayuran. Termasuk juga bus. Bisa melintasi, jalan dalam kota. Selain itu, tidak diperbolehkan. Kita juga telah menyiapkan petugas. Tidak hanya dari Satlantas, begitu juga Polsek-Polsek untuk melakukan pengalihan Angber. Agar melintasi Jaling, tidak masuk dalam kota,” tukasnya.

Lanjutnya, soal adanya pos di Jaling, untuk memberikan kenyamanan dan keamanan Angber melintas. Kata dia, jelas akan menjadi pertimbangannya. Apalagi, sekarang ini kondisi Jaling rusak berat.

“Memang masih menjadi pertimbangan kita, soal posko personel di Jaling. Mungkin, nantinya hanya ada satu posko saja,” bebernya. (03)

Komentar

News Feed