oleh

Imbau Jaga Kebersihan Sekolah

-Pendidikan-96 views

PRABUMULIH – Beberapa sekolah akan ditunjuk sebagai titik pantau, dalam penilaian Adipura oleh tim juri dari Kementerian Lingkungan Hidup.

Dalam penunjukan tersebut, tak akan diketahui sekolah yang akan dipilih oleh tim juri. Karena itulah, setiap sekolah diminta untuk menjaga kebersihan, kerapian lingkungan sekolah.

“Namanya penilaian secara acak, tergantung tim penilai mau datang ke sekolah mana yang ingin dijadikan titik pantau. Karena itu kita himbau agar pihak sekolah selalu jaga kersihan lingkungan, manfaatkan barang bekas sebagai sesuatu yang bernilai dan pemilahan sampah sesuai jenisnya,” kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Prabumulih, Kusron SPd MSi Senin (30/9).

Sementara sejauh ini sebagian besar sekolah yang ada di Prabumulih, seperti SMPN 1 sudah melakukan pemanfaatkan lingkungan menjadi taman yang indah. Dibeberapa titik sudah memiliki kotak sampah bahkan pemanfaatan sampah menjadi pupuk kompos.

“Bank sampah di Prabumulih juga sudah menjadi acuan beerapa sekolah dalam upaya meningkatkan kebersihan lingkungan, bahkan setiap siswa sudah memiliki jumlah tabungan sampah masing-masing. Untuk tempat pengomposan sampah rata-rata sudah ada apalagi SMP,”kata Kepala SMPN 1 Prabumulih, Riantini SPd MM.

Menurutnya, keberadaan pengomposan sampah di sekolah cukup membantu tumbuh suburnya tanaman di sekolah. Jika selama ini berfikir harus membeli pupuk dari luar, namun sekarang bisa memanfaatkan pupuk yang berasal dari sampah di sekolah.

“Yang penting saat ini adalah upaya pihak sekolah untuk bisa memberikan edukasi kepada para siswa untuk ikut terlibat dalam pengelolaan sampah atau tentang hal apapun yang berkaitan dengan pemanfaatan barang bekas hingga menjadi sampah akhir yang tidak bisa didaur ulang,”tandasnya.(05)

Komentar

News Feed