oleh

Hindari Truk Batubara Lintasi Kota, Kebut Perbaikan Jalan Lingkar

-Metropolis-427 views

PRABUMULIH – Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Pemerintah Kota Prabumulih, Drs Mulyadi Musa MSi menegaskan, bahwa seluruh angkutan berat seperti truk harus melintas di jalan Lingkar Timur (Jalingtim). Aturan itu khususnya untuk angkutan batu bara yang selama ini sering melintas di Prabumulih.
Menurutnya, hanya truk sembako dan pengangkut BBM yang diperbolehkan masuk dalam kota selama arus mudik dan balik lebaran mendatang.
“Selain saat ini terus dilakukannya perbaikan jalan Lingkar (Jalintim) Prabumulih oleh pihak Balai Besar Provinsi Sumsel sejak beberapa waktu lalu. Kita (dishub, red) tentunya menjaga terus tempat titik awal masuknya truk batubara di tugu nanas itu. Dan dipastikan sekitar 95 persen truk batubara dengan sendirinya sudah melintas di jalan lingkar timur itu,” urai Mulyadi belum lama ini.
Mulyadi tak menampik jika selama ini masih ada supir truk batu bara yang ‘kucing-kucingan’ melintas di dalam kota. “Ya kadang masih ada supir yang membandel dan nekat masuk kota, itu mungkin masih ada. Tapi truk yang diperbolehkan melintas di jalan kota itu hanya truk sembako dan Bahan Bakar Minyak (BBM), dan itu pun harus diperiksa dulu,” katanya.
Apalagi ungkapnya, truk sembako terkadang memang tampak mirip dengan truk yang membawa batubara karena sama-sama bak belakang ditutupi terpal sebagai atapnya. “Tapi padahal yang ditutup terpal itu isinya sembako seperti kardus minyak goreng, dan bahan sembako yang tidak boleh terkena hujan lainnya. Karena untuk memastikan isi yang dibawak truk tersebut petugas kita sekarang ini langsung mengecek ke dalam truk tersebut, setelah dilakukannya pemeriksaan surat jalannya,” bebernya sambil mengatakan jangan terkecoh antara mobil truk sembako dan mobil trukbatubara.
Dan sambungnya, bagi petugas dishub yang melakukan pemeriksaan tersebut. Tentunya sudah diperingati untuk tidak melakukan perbuatan tercela. “Kalau kedapatan anggota kita seperti itu (melanggar aturan, red) kita berikan sanksi. Karena kita sendiri sudah maksimal dalam memberikan peringatan kepada anggota untuk tidak melakukan perbuatan tercela, dengan rutin menghimbau melalui apel dan surat himbauan lainnya,” pungkasnya. (01)

News Feed