oleh

Hindari Kemacetan Keluar Jalur Tol

-Metropolis-33 views

PRABUMULIH – Proses pembangunan jalur tol Indaralaya – Muara Enim – Lubuk Linggau – Bengkulu, yang akan melintasi Kota Prabumulih masih terus berlanjut.

Terkait pembangunan tol di Kota Prabumulih, Pemerintah Kota (pemkot) memiliki permintaan khusus, kepada pihak tol. Hal itu seperti yang disampaikan Wali Kota Ir H Ridho Yahya MM kepada wartawan Rabu (1/7/2020).

Adapun permintaan tersebut agar jalan dari gerbang keluar menuju tugu tani dilebarkan. “Minta dari gerbang exit Karangan (Desa Karangan,red) itu agar kiranya melebarkan jalan langsung ke tugu tani. Kita itu berfikir 25 sampai 30 tahun kedepan jadi dak mungkin macet lagi,” kata Ridho.

Sebab kata Ridho, dengan jalan dilebarkan akan mengatasai kemacetan, terlebih dibeberapa tempat pintu keluar yang dilalui jalur tol banyak mengalami kemacetan. “Banyak daerah itu keluar tol langsung macet, kita tidak mau. kalau bisa masuk Prabumulih tidak macet sampai ke tugu tani. Bisa nyebar kekiri kekanan jadi aman,” terang walikota dua periode ini.

Permintaan kedua ungkap Ridho, agar kiranya disediakan tempat khusus rest area. Dengan begitu pengguna jalan tol bisa beristirahat sekligus berkuliner makanan khas Kota Prabumulih. “ Tadikan tidak rest area, aku mintalah bagaimana kalu tidak ada. Orang mau makan sop tulang tidak bisa harus belok dulu, kita berdoa Insya Allah dikabulkan,” ujarnya menambahkan rest area dikelola oleh pemkot.

Terkait progres dan target penyelesaian pembangunan jalur tol, menurut Ridho pihaknya tak bisa mengistimasi. Hanya saja untuk pembebasan lahan jalur tol yang melewati Prabumulih sudah selesai. “Pembebasan lahan sudah selesai Prabmulih sudah termasuk yang tercepat,” ucapnya.

Disinggung apakah nantinya pekerja proyek tol akan memprioritaskan putra daerah? Ayah dari Muhammad Kudrat Takwallah ini tetap berharap pekerja dari lokal Prabumulih diberdayakan.

“Ya kita kalau bisa, karena disini banyak kalangan pengusaha kita juga minta tolong masukkan, karena disini banyak angkutan truk. Tadi kita jelaskan juga sepanjang tidak merugian perusuhaan kita tampung apa salahnya kita bantu,” tukasnya.

Untuk diketahui, Proyek pembangunan tol Indaralaya – Muara Enim – Lubuk Linggau – Bengkulu, akan melintasi Kota Prabumulih sepanjang 15 KM.

Tol tersebut akan melewati 6 desa dan 1 kelurahan di Kecamatan Rambang Kapak Tengah (RKT). Nah, dari 7 wilayah tersebut, tol terpanjang ada di Desa Talang Batu dengan panjang jalur tol sekitar 3 KM. Sementara terkait rencana pembangun tol, sejumlah alat berat serta material untuk pembangunan tol dikumpulkan di Desa Karang Bindu. (08)

 

Komentar

News Feed