oleh

Hijrah, Merubah ke Arah Lebih Baik

PRABUMULIH – Peringatan tahun islam atau hijrah, hendaknya dimaknai merubah ke arah lebih baik. Hal itu ditegaskan Ketua MUI, H Ali Amin SAg MM ketika memberikan tausiyah pada peringatan tahun baru Islam di Kantor DPD PKS, Jumat (6/9).

“Siapa orang hari ini sama dengan kemarin merugi namanya. Lebih baik dari kemarin, beruntung. Sebaliknya, lebih buruk dari hari kemarin. Celaka dan merugi, jangan sampai terjadi,” terangnya dihadapan pengurus, kader dan simpatisan PKS.

Makanya, Ali berpesan, jadilah orang lebih baik. Hijrah, merubah dari baik menjadi lebih baik. Jangan sebaliknya. “Jangan jadi orang merugi, minimal dipertahankan. Menuju Prabumulih lebih baik, sekarang ini kondisi kota ini aman dan damai. Kita jaga kondisi itu,” ajaknya.

Ia juga mengajak, umat muslim selalu bersyukur. Menurutnya, syukur ada tiga bagian. Yaitu, syukur fauziah, syukur diucapkan atau syukur tidak ada beban. “Jadi manusia, jangan tidak bersyukur,” bebernya.

Lalu, sebutnya, syukur itiqodiyah. Syukur dihakekatkan, Allah SWT mengerakan dan menghibahkan. “Terakhir, syukur malah. Syukur dengan pekerjaan. Kondisi manusia ada lima dan syukur serta pahami. Apapun kondisi tetap bersyukur. Berusaha dan berdoa kewajiban manusia,” terangnya.

Kata dia, kondisi manusia tersebut. Diantaranya, kondisi bahagia dunia dan diakhirat. Kalau, bahagia dunia susah di akhirat susah di dunia bahagia diakhirat, dan keduanya susah. “Supaya bersyukur, perbanyak melihat ke bawah. Makanya, rezeki ditambah sang pencipta,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPD PKS, H Adhie Chandra ST menerangkan, perayaan tahun baru Islam ini hendaknya diambil hikmahnya. “Peringatan tahun baru Islam ini, peringatan hijrahnya nabi Muhammad SAW. Semoga kondisi kurang baik menjadi lebih baik,” bebernya.

Sambungnya, hijrah harus dimaknai dengan perbaikan. Akunya, hijrah ini guna meningkatkan ketakwaan kepada sang pencipta. “Harus semakin dekat dengan Allah SWT,” pungkasnya. (03)

Komentar

News Feed