oleh

Hidupkan Seni Budaya Rambang

-Kecamatan-16 views

MUARA DUA – Seiring perkembangan zaman, seni budaya daerah asli Rambang Kota Prabumulih kini mlai terkikis. Tak jarang, generasi saat ini tak mengetahui dan mengenal seni asli Rambang.

Karena itulah, pemuda Kelurahan Muara Dua Kecamatan Prabumulih Timur berupaya mengajarkan seni asli Rambang kepada anak-anak Kelurahan Muara Dua.“Kita gali lagi kebudayaan yang telah punah. Kita akui saat ini, anak muda banyak tak lagi peduli dan tau apa saja seni budaya asli Rambang,” kata tokoh pemuda Muara Dua Afriyal Antoni.

Afriyal menuturkan, untuk menghidupkan kembali budaya seni Rambang pihaknya mengadakan pelatihan kesenian tradisonal bersama sanggar seni Muara Dua. “Alhamdulillah ada 25 anak yang bergabung, 10 perempuan dan 15 laki-laki. Anak-anak rutin berlatih,” ujar pengurus dan pembina PIK Remaja Sapadjaya ini.

Yal –begitu disapa- menuturkan, seni budaya tersebut dimasukkan dalam program Pola Asuh Anak Remaja (PAAR) PIK R. “Kita berkeinginan, kalau ada acara seni budaya ditampilkan, yang main anak-anak remaja,” imbuhnya.

Adapun seni tradisonal yang kini dipelajari oleh anak –anak sanggar yakni menabuh gamelan, menari, saropul anam dan alat musik tradisonal lainnya. “Mudah-mudahan anak-anak semakin matang, dengan giat dan rajin berlatih. Dengan begitu budaya asli Rambang tidak akan punah dan mengangkat kembali budaya Rambang,” imbuhnya.

Lebih jauh, Yal menuturkan dengan adanya kegiatan PIK R dan latihan seni memberikan dampak postif pada pergaulan remaja Muara Dua. “Anak-anak aktivitasnya terpantau. Mudah-mudahan jauh daru hal negatif,” harapnya.(08)

 

Komentar

News Feed