oleh

Hasil Sementara Ikan Mati Diputas. DLH Gandeng Polisi Cek Lokasi

-Metropolis-115 views

PRABUMULIH – Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Ir Hj Dwi Koryani menyampaikan, dari hasil dilapangan sementara ikan mati di Sungai Kelekar, diduga akibat diracun oleh oknum tak bertanggung jawab. “Hasil sementara oleh putas, tapi belum pasti. Besok rencana tim datang lagi bersama babinsa dan masyarakat serta Lurah,” kata Dwi.

Ia menuturkan, rencananya bangkai ikan-ikan yang mati tersebut akan dikubur sehingga tak menyebabkan pencemaran. “Kalau diduga ada yang mutas, diambek yang bangkai ikan dikuburkan biar tak tercemar,” bebernya.

Ia menyampaikan, bersama pihak kepolisian, dan kelurahan akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat. “Karena jangan sampai aksi pemutasan terjadi lagi,” tukasnya. Sementara itu Warga RT 6 RW 4 Kelurahan Majasari Kecamatan Prabumulih Selatan bernafas lega. Betapa tidak, bau busuk menyengat dari ribuan bangkai ikan sapu-sapu berangsur hilang.

Ribuan atau bahkan puluhan ribu ikan yang mati diduga akibat diracun itu, hanyut terbawa arus sungai kelekar saat diguyuri hujan Selasa malam (27/8). “Semalam lam dibawa banyu hujan, dak tau lah kemano. Jadi baunyo lah bekurang, kalau idak hujan pasti baunyo tambah parah. Ini bae masih lumayan banyak jugo nyangkut-nyangkut,” kata Wati warga Rt 6 RW 4 Kelurahan Majasari.

Saat ini kata Dede, ikan sapu-sapu muncul kepermukaan dengan ukuran besar mulai berkurang. “Biasonyo banyak muncul, besak-besaknyo. Ini tinggal keciknyo bae, tapi masih banyak tulah iwak sapu-sapu dalam sungai ini,” tuturnya.

Ia berharap, kejadian serupa tak lagi terjadi. “Jangan lagilah, banyak warga yang kena dampak. Bingung kalau posisi iwak ribuan mati cak itu, nak ditarok dimano. Ini bae pasti warga lain yang merasokan dampak baunyo oleh lah dibawa hujan semalam,” terangnya.(08)

Komentar

News Feed