oleh

Hasil Rukiyatul Hilal, Idul Fitri Kamis 13 Mei

 

PRABUMULIH – Hasil rukiyatul hilal dilakukan Kementerian Agama (Kemenag) Pusat, diputuskan kalau jatuh idul fitri 2021 ini pada Kamis, 13 Mei 2021.

Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakan Kemenag), Drs H Yeri Taswin MPdI dikonfirmasi awak media membenarkan hal itu.

“Ada dua cara penentuan idul fitri, yaitu hisab dan rukiyatul hilal. Menggunakan rukiyatul hilal, memang lebih akurat,” ujar Yeri, sapaan akrabnya dibincangi awak media di ruang kerjanya, Selasa (11/5/2021).

Biasanya memang, kata dia penentuan idul fitri dilakukan pada 29 dan 30 ramadhan. Jika pada 29 ramadhan, hilal belum kelihatan karena masih dibawah 5 derajat. Maka, lebaran ditetapkan pada 30 hari puasa.

“Hal itu, sudah sesuai ajaran nabi. Kalau belum kelihatan hilal pada 29 ramadhan, maka genapkan lah 30 hari puasanya. Setelah, baru idul fitri,” jelas pria asal Pengandonan Kabupaten OKU Induk ini.

Nah, hasil rukiyatul hilal pada sore tadi. Kata, ayah tiga anak ini kalau hilalnya belum kelihatan masih dibawah 5 derajat memang. Tetapi, belum mendekati 2,8 atau 2,9 derajat posisi bulan dan matahari. “Artinya, hilal belum pada posisinya. Sehingga, akhirnya ditetapkan lebaran pada Kamis, 13 Mei,” terangnya.

Tak lupa, di masa pandemi ini, pelaksanaan sholat Ied dan takbiran hanya dilakukan di masjid saja. Tentunya, mengedepankan Protokol Kesehatan (Protkes). Dalam rangka menekan, angka penyebaran dan penularan Covid-19.

“Pemerintah telah melarang takbiran keliling, dan hendaknya hal itu patuhi,” ujarnya. (03)

Komentar

News Feed