oleh

Harga Sayuran Turun

-Ekonomi-359 views

PRABUMULIH – Hukum pasar memang jelas. Seperti yang terjadi saat ini, di mana pasokan sayuran tengah melimpah. Dan kondisi itupun membuat harga sayuran perlahan mulai menunjukkan penurunan. Harga wartel contohnya, saat ini hanya dijual seharga Rp6 ribu perkilo atau turun sekitar 40 persen dari harga sebelumnya.
Ana, salah seorang penjual sayuran di Pasar Prabumulih mengatakan, akhir-akhir ini ada beberapa jenis sayuran yang mengalami perubahan harga yang cukup drastic. Diantaranya seperti enis sawi yang hanya Rp5ribu perkilo dari sebelumnya Rp8ribu. tomat sebelumnya Rp10ribu perkilo saat ini hanya RP6ribu begitu juga dengan wartel.
“Kalau buncis cuma sedikit turunnyo, dari Rp10ribu sekarang Rp8ribuan. Karna barangnya susah. Selain beberapa jenis sayuran sedang panen, kondisi saat ini cuaca jugo idak menentu, jadi mempengaruhi harga sayuran dari petani,” tutur wanita yang menjual sayuran dari daerah Pagar Alam dan Curup ini.
Nur, pedagang lainnya menambahkan selain beberapa jenis sayuran tersebut harga cabe juga saat ni mulai alami penurunan, dari harga sebelumnya Rp50ribuan sekarang sudah jadi RP40ribu. hal itu juga mulai dipengaruh oleh cabe lokal yang sudah mulai panen. Sehingga cabe dari luar tidak banyak masuk ke Prabumulih.
“Sejak seminggu terakhir ini kami sudahj ual cabe Rp10ribu seperempat atau Rp40ribu perkilo. Sekarang malah harga bawang merah dengan bawang putih agak naik dari seblumnyo RP20ribu la jadi Rp24ribu,” tambahnya.
Lanjutnya keadaan ini diperkirakan akan terus terjadi hingga masa panen petani sayuran kembali normal. Bahkan jika curah hujan terus bertambah, harga sayuran diperkirakan akan makin anjlok. “Cak biasolah kalo musim ujan sayuran banyak rusak, stock melimpah jadi harganyo pasti turun

News Feed