oleh

Hanya Dua Kepsek Swasta Ikut Diklat Cakep

PRABUMULIH – Seluruh kepala sekolah swasta yang ada di lingkungan Kota Prabumulih , juga mengkhawatirkan berlakunya peraturan Menteri Pendidikan Nomor 6 tahun 2018 tentang persyaratan menjadi kepala sekolah. Pasalnya hingga saat ini di Kota Prabumulih baru dua orang saja yang ikut Diklat calon kepala sekolah.

Selebihnya hanya mendapatkan tugas dari ketua Yayasan untuk memegang amanah sebagai kepala sekolah. Hal ini seperti dikatakan oleh ketua musyawarah kerja kepala sekolah SMA swasta di Kota Prabumulih, Dra Muji astuti MSi saat dikonfirmasi koran ini Selasa (29/10).

“Masuk tahun 2020, para kepala sekolah harus memegang sertifikat yang dikeluarkan oleh Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kepala Sekolah (Lp2KS), karena itu seluruh Kepsek SMA swasta saat ini sedang menunggu kesempatan untuk ikut Diklat yang diadakan oleh Dinas endidikan Provinsi,”jelasnya.

Saat ini sedang diberlangsungkan persiapan untuk seleksi calon kepala sekolah (Cakep) di tingkat Provinsi. Wanita yang merupakan kepala sekolah SMA Muhammadiyah ini berharap agar para kepala sekolah definitif diprioritaskan untuk ikut Diklat tersebut.

“Kami sangat berharap sebelum aturan itu berlaku semua kepala sekolah sudah mencukupi syarat untuk mencairkan Dana Bantuan Operasional Sekolah (Bos) dan bisa menanda tangani ijazah siswa yang tamat,”harapnya.

Diketahui di Kota Prabumulih setidaknya ada sebanyak 6 Kepala Sekolah SMA, dan 8 kepala sekolah SMP swasta yang saat ini berharap mendapatkan kesempatan ikut Diklat Cakep.(05)

Komentar

News Feed