oleh

Hanya Bisa Berbaring, Kondisi Edy Memprihatinkan

PRABUMULIH – Edy Heriyanto (69) Warga Jalan Pandawa Lima Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai, yang sebelumnya pernah menerima bantuan kursi roda dari pemerintah kota kini kondisinya kian memprihatinkan.
Sejumlah sakit yang dideritanya, membuat dirinya hanya terbaring lemah ditempat tidur. Jangankan untuk beraktifitas, berdiri, dudukpun dirinya tak lagi mampu.
“Memang sudah lama sakit, tapi sekarang sakitnya kian parah. Kakinya waktu muda pernah kecelakaan sehingga tidak bisa berjalan kian parah setelah belum lama ini jatuh dari kursi roda hingga akhirnya tak bisa lagi digerakkan,” kata salah satu anggota Komunitas Prabumulih Care (KPC), Taufik Indra.
Taufik menyampaikan, selaku anak muda di Kota ini tentu pihaknya sangat prihatin dan tergerak untuk membantu. Hanya saja ungkap dia, bantuan yang diberikan oleh pihaknya masih sangat terbatas. “Duduk lagi tidak bisa, jadi makan minum dan buang hajat ditempat tidur tempatnya berbaring. Makanpun dari belas kasihan orang,” bebernya.
Dengan masih adanya warga memerlukan bantuan tersebut, KPC berharap agar kiranya dinas terkait atau pihak-pihak terkait turun kelapangan untuk membantu.
“Jangan sampai terjadi apa-apa baru turun. Kami berharap yang terkait turun langsung ke TKP, sebab bukan hanya memerlukan bantuan dana tapi juga kesehatan dan tempat tidur yang layak,” ungkapnya.
Lebih jauh dirinya menyampaikan, jika pembangunan Panti Sosial di Kota Prabumulih dinilai sudah sangat mendesak. Karena itulah Respon positif dari Kementerian Sosial untuk membangun panti asuhan diharapkan tak disia-siakan, sehingga pembangunan panti nantinya benar-benar terealiasi.
“Yang seperti ini sangat membutuhkan, bukan tidak mungkin masih ada yang bernasib sama dengan pak Edy,” jelasnya.
Untuk saat ini lanjut Taufik, pihaknya secara bergantian menjenguk Edy untuk memberi makan serta membersihkan tempat tinggal Edy yang jauh dari kata layak. “Kita prihatin, mungkin ini yang bisa kami bantu dengan iklhas,” imbuhnya.
Edy yang mulai kesulitan berbicara mengungkapkan, jika dirinya tak berharap banyak. “Cumo pengen habiskan sisa hidup dengan nikmat tuhan yang kasih,” tuturnya terbata-bata.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial H M Yacub BN SE melalui Kabid Pelayanan Rehabilitasi Herman Tono dibincangi mengungkapkan dalam waktu dekat pihaknya akan kembali ke Jakarta. “Untuk kembali mempertanyakan terkait panti sosial, pada dasarnya kami akan terus berupaya dan jemput bola. Apalagi alhamdulillah lahan sudah ada 2 HA, Insyallah berjalan sesuai harapan,” pungkasnya. (05)
TERBARING: Edy Heriyanto (69) warga Jalan Pandawa Lima Kelurahan Cambai Kecamatan Cambai terbaring lemah ditempat tidurnya.
Photo: ros/prabupos

News Feed