oleh

Guru Olahraga Dipolisikan

PRABUMULIH – Cekcok antar guru yang berujung pelaporan kepada pihak kepolisian. Tentunya hal itu kembali mencemarkan nama dunia pendidikan di Kota Nanas ini, harusnya guru memberikan contoh baik. Bukan, malah cekcok berujung kasus pidana antar sesamanya.

Guru olahraga berinisial DH, dilaporkan Guru PPKN berinisial SW ke SPKT Polres Prabumulih pada 1 Oktober lalu. Diduga, SW tidak senang diduga dianiaya DH. Kasusnya sendiri, sekarang tengah ditangani penyidik Polres Prabumulih.

Informasi dihimpun koran ini dari kepolisian, sejumlah siswa didampingi gurunya tengah dimintai keterangan pihak kepolisian guna menyelidiki kasus ini.

Kapolres Prabumulih, AKBP I Wayan Sudarmaya SH SIk MH dikonfirmasi melalui Kasatreskrim, AKP Abdul Rahman SH MH membenarkan kejadian itu. Pemicunya, kata dia, ada masalah pribadi antar keduanya.

“Kejadiannya ketika jam belajar, dan benar telah dilaporkan kepada kita kasus dugaan penganiayaan tersebut,” terangnya kepada awak media, Rabu (2/10).

Kasusnya sendiri, akunya masih dalam proses penyelidikan. Terkait laporan tersebut, terangnya sejumlah saksi tengah diperiksa. Termasuk, sejumlah murid melihat kejadian keduanya cekcok.

“Pelaku DH sendiri, nantinya akan kita panggil.Jika ada unsur pidana maka akan kita lanjutkan ke proses hukum hingga ke JPU,” ujarnya.

Jelasnya, DH sendiri jika nantinya ada unsur pidana, dijerat dengan Pasal 359 KUHP tentang penganiayaan. “Ancamannya, 5 tahun dan kasusnya masih kita dalami,” tukasnya. (03)

Komentar

News Feed