oleh

Gunung Kemala Juara Lukis Talud

PRABUMULIH – Karang Taruna Kelurahan Gunung Kemala keluar sebagai juara pertama lomba lukis talud kemarin (23/7).
Dalam lomba yang digelar di jalan M Yamin samping SMAN 1 dalam rangka hari lingkungan hidup sedunia itu, Karang Taruna Kelurahan Gunung Kemala berhasil menyisipkan peserta lainnya.
Selain Karang Taruna Gunung Kemala, tim dari SMAN 1 dan Karang Taruna Tanjung Menang menyusul sebagai juara kedua dan ketiga.
“Dari seluruh program kita itukan terus berupaya untuk menyadarkan masyarakat. pertama kegiatan pungut sampah di hari-besar, itu artinya menjaga kebersihan itukan bukan hanya tugas dari petugas kebersihan saja. Tapi merupakan tugas dari seluruh elemen masyarakat. Termasuklah kali ini pembersihan sungai-kali ini yang bila terus dipenuhi sampah nantinya akan mengakibatkan banjir, dan itu berdampak bagi masyarakat itu sendiri. Makanya kita berpesan kepada masyarakat jangan buang sampah di sungai,” ucap Wali Kota Ir H Ridho dibincangi di sela perlombaan kemarin.

Apalagi sambungnya, dari kejadian banjir yang terjadi di Kelurahan Gunung Ibul waktu lalu. “Kebanjiran itu disebabkan oleh tiga faktor, pertama pendangkalan, kedua banyak pengikisan atau longsor dan terakhir banyaknya sampah,” ujarnya.
Nah, penyebab ketiga yang sering sekali terjadi di masyarakat itu. Kiranya dapat diubah. “Sebab dengan seringnya membuang sampah di sungai ini lah, dengan kegiatan ini kiranya dapat menyadarkan mereka untuk tidak membuang sampah disungai. Sehingga tidak terjadi banjir nantinya, serta lingkungan pun jadi indah dan bersih,” harapnya. Sambil menyampaikan ke depan pihaknya akan lebih mendata lagi sungai-sungai mana yang perlu dilakukan kegiatan seperti ini.
“Memang tinggal program pembersihan kali seperti ini yang belum dilakukan di Prabumulih. Maka kedepan nantinya kita akan data lagi dimana sungai-sungai yang akan kita lakukan kegiatan seperti ini. Bila perlu cetak rekor membersihkan sungai dan melukis dinding terpanjang nantinya,” celetuknya.

Sementara ditempat yang sama, salah satu peserta dari tim komunitas pencinta alam, Rahmat Hidayat mengatakan kegiatan tersebut selain dapat menyalurkan bakat atau potensi diri melalui lukisan. “Tapi juga dapat memberikan pesan positif untuk mengajak warga agar peduli dan tidak membuang sampah di sungai ini,” ujarnya yang tergabung di komunitas Submit Adventure dan Bank Sampah Duspra Prabumulih. (Dewi)

News Feed