oleh

Gunakan Pupuk Organik untuk Toga

PRABUMULIH – Tak hanya meminta warga menanam Tanaman Obat Keluaraga (toga), Pemerintah Kota (Pemkkot) juga memberdayakan masyarakat untuk mampu menghasilkan pupuk organik.

Upaya itu dengan memberikan bantuan alat biopori dari Dinas Lingkungan Hidup. Alat biopori diberikan sebagai hadiah pagi RT yang menang dalam lomba kelurahan HUT RI ke 74.

“Dengan adanya alat biopori, kini warga RT 1 dan RT 3 di RW 6 Kelurahan Gunung Ibul memiliki lubang biopori sendiri,” kata ketua RT 1 Siti Kholifah.

Ia menuturkan, keberadaan lubang biopori tersebut untuk menghasilkan pupuk dan meresap air. “Toga bisa dipupuk sendiri, kemudian terkadang memang untuk pupuk organik agak susah belinya. Dengan biopori cukup dari daun-daun dan sampah sisa makanan lainnya bisa jadi pupuk,” tuturnya menambahkan wilayahnya menerima 2unit alat pembuatan lubang bipori dari DLH.

Siti menambahkah, sampah yang dimasukkan dalam lubang biopori akan menjadi pupuk organik setelah 2 bulan. “Jadi dalam waktu dua bulan pupuknya bisa dipakai, kalau semua rumah punya pupuk akan subur toganya,” ucapnya.

Lubang bipori sebelumnya dibuat di RT 4 RW 2 Kelurahan Patih Galung Kecamatan Prabumulih Barat. Diwilayah yang dipimpin ketua RT Farida ini, masing-masing rumah dilengkapi lubang biopori. “Seluruh rumah di RT 4 akan dibuat lubang biopori,” kata Farida.(08)

Komentar

News Feed