oleh

Gunakan Kurikulum Baru

-Pendidikan-23 views
  • Untuk PAI dan Bahasa Arab

PRABUMULIH–   Kemenag telah menerbitkan KMA (Keputusan Mentri Agama) No 183 tahun 2019 tentang Kurikulum Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab di Madrasah. Selain itu, diterbitkan juga KMA 184 tahun 2019 tentang Pedoman Implementasi Kurikulum pada Madrasah.

KMA yang diterbitkan berdasarkan berdasarkan siaran pers  Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah A Umar mengatakan bahwa Madrasah, baik Ibtidaiyah (MI), Tsanawiyah (MTs), maupun Aliyah (MA), akan menggunakan kurikulum baru untuk Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab.

“Kedua KMA ini akan diberlakukan secara serentak pada semua tingkatan kelas pada tahun pelajaran 2020/2021. KMA 183 tahun 2019 ini akan menggantikan KMA 165 tahun 2014 tentang Kurikulum 2013 Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Bahasa Arab pada Madrasah,” kata Kepala Kantor Kementrian Agama Kota Prabumulih,  Drs H Yeri Taswin MPdI.

Meski demikian, mata pelajaran dalam Pembelajaran PAI dan Bahasa Arab pada KMA 183 Tahun 2019 sama dengan KMA 165 Tahun 2014.  Mata Pelajaran itu mencakup Quran Hadist, Akidah Akhlak, Fikih, Sejarah Kebudayaan Islam (SKI), dan Bahasa Arab. “Jadi beda KMA 183 dan 165 lebih pada adanya perbaikan substansi materi pelajaran karena disesuaikan dengan perkembangan kehidupan abad 21,” jelas Umar.

“Kemenag juga sudah menyiapkan materi pembelajaran PAI dan Bahasa Arab yang baru ini sehingga baik guru dan peserta didik tidak perlu untuk membelinya. Buku-buku tersebut bisa diakses dalam website e-learning madrasah,” bebernya.

Diketahui edaran terkait perubahan KMA mengenai mata pelajaran PAI dan bahasa Arab di lingkungan Madrasah, sempat disalahartikan oleh masyarakat karena Mapel pembeda dengan sekolah umum sebagai ruhnya mata pelajaran di pendidikan madrasah.

“Perubahan kurikulum sesuai KMA  183 tahun 2019 adalah upaya pemerintah dalam meningkatkan penyajian materi pelajaran, sekaligus sebagai upaya pengembangan sesuai kondisi dan kebutuhan saat ini, sehingga para siswa mempunyai wawasan yang lebih luas  dalam pengetahuan keagamaannya,”tandasnya.(05)

 

Komentar

News Feed