oleh

Giliran SMP jadi Peserta Sosialisasi E-BOS

PRABUMULIH – Setelah beberapa gugus yang menaungi seluruh Sekolah Dasar (SD) di Prabumulih yang menjadi Peserta sosialisasi Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah (RKAS) elektronik Badan Operasional Sekolah (e BOS), kini giliran Operator, Bendahara Bos dan Kepala Sekolah SMP yang ikut sosialisasi RKAS e Bos. Kegiatan dilaksanakan di aula dinas pendidikan dan kebudayaan Kota Prabumulih Kamis (12/9). Dalam pelaksanaan sosialisasi tersebut, yang disampaikan adalah tata cara penggunaan aplikasi RKAS E Bos yang akan mulai diterapkan di tahun 2020 mendatang.

“Selama ini para bendahara mengetik di program excel, namun dengan adanya aplikasi RKAS e Bos, saat ini bendahara bisa merancang rencana anggaran melalui e bos, dari sekolah otomatisasi langsung ke Kementerian,”kata Salah seorang Narasumber dari Bagian Keuangan Disdikbud, Febri Adiansyah SE. Febri menjelaskan, bendahara bisa mengupdate dan melihat perjalanan dana Bos mulai dari distribusi, pemanfaatan dana bos itu untuk rencana 1 tahun akan dihabiskan untuk apa saja. Karena kerangka acuan sudah ada di dalam aplikasi.

“Pekerjaan bendahara akan lebih mudah, karena terstandardisasi dan aplikasi juga lebih simpel, sehingga tidak terjadi lagi kesalahan dalam input penggunaan dana,”bebernya. Namun Febri mengatakan, Kota Prabumulih termasuk Kota yang tertinggal dalam penerapan e Bos. Karena belum masuk cara memasukkan bukti pengeluaran dana bos. “Sebenarnya di beberapa Kabupaten Kota lain, sudah mulai sejak tahun 2018 lalu. namun kita saat ini masih dalam pengenalan aplikasi penyusunan anggaran. mungkin arahnya kedepan akan lebih meluas, pengembangan program akan seperti apa kita masih menunggu,”tandasnya.

Lebih jauh Febri mengatakan, pemanfaatan aplikasi secara nasional masih minim, karena masih lemah. Namanya juga masih tahap awal, namun tetap optimis untuk kedepan lebih sempurna dan terus lakukan perbaikan, dan dalam era digitalisasi tidak tertinggal. “Dalam era digitalisasi kedepan, ada rencana bahwa pembelian dengan uang tunai pada mitra juga akan diminimalisir dengan mitra yang akan dijadikan pendor, Seperti shoppe, Lazada dan lainnya untuk kebutuhan pemenuhan penggunaan dana bos,”jelas Febri seraya mengatakan kendala dalam menerapkan aplikasi adalah koneksi jaringan internet, karena line lagi penuh, jadi agak lambat untuk masuk.(05)

Komentar

News Feed