oleh

Giliran Kurir Sabu PALI Disikat

PRABUMULIH – Upaya memutus mata rantai peredaran narkoba di kota nanas, Polres Prabumulih yang dibawahi AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH kini tak main-main untuk memberantas narkoba di wilayah hukumnya.
Bukti keseriusan pihak kepolisian itu, seperti halnya dilakukan Tim buru sergap (buser) Satnarkoba Polres Prabumulih, Senin malam (8/10) sekitar pukul 21.30 WIB yang berhasil kembali meringkus seorang pria diduga selama ini sebagai kurir narkoba jenis sabu ke wilayah Prabumulih.
Pelaku diketahui bernama Joko (36) warga Dusun 1 Desa Purun Kecamatan Babat Kabupaten Muara Enim. Pria ini berhasil diamankan petugas saat melintas di Jalan Padat Karya tepatnya Kompleks Perumahan Vina Sejahtera RW08 Kelurahan Gunung Ibul Kecamatan Prabumulih Timur.
Bersamanya, petugas menyita barang bukti 2 paket narkoba jenis sabu seberat 5,58 gram atau senilai Rp10 juta rupiah. Selanjutnya, barang bukti tersebut bersama pelaku langsung digelandang petugas ke Mapolres Prabumulih guna pemeriksaan lebih lanjut.
Kapolres Prabumulih, AKBP Tito Travolta Hutauruk SIk MH melalui Kasat Narkoba, AKP M Ali Asri didampingi Kanit Idit 1, Ipda Sardinata membenarkan, pelaku merupakan salah satu terduga pelaku kurir sabu yang selama ini kerap beroperasi di wilayah hukumnya.
“Betul pelaku ini kita duga sebagai kurir yang memang selama ini kita sudah duga bermain di daerah Prabumulih. Jadi, setelah kita selidiki akhirnya pelaku berhasil kita amankan,” ungkap Ipda Sardinata dikonfirmasi, siang kemarin (9/10).
Dari tangan pelaku tersebut, lanjut dia, petugas berhasil menyita barang buktinya berupa dua plastik bening yang diduga berisikan narkoba jenis sabu seberat 5,58 gram yang hendak diantarkannya ke seseorang yang berada di wilayah Gunung Ibul tersebut sebagai pemesan barang haram itu dari kabupaten PALI.
“Kita juga berhasil menyita barang buktinya berupa dua paker sabu dengan nilai lebih kurang Rp10 juta rupiah. Menurut pengakuan dari pelaku, sabu ini akan diantarkan oleh dirinya kepada pemesannya yang berinisial E,” bebernya seraya mengaku pihaknya masih akan melakukan pengembangan kasusnya lebih lanjut.
Barang bukti milik pelaku itu, kata Kanit Idik 1 Satnarkoba Polres ini ditemukan oleh petugas di dalam kantong celana milik pelaku berikut barang bukti lainnya berupa satu unit timbangan digital yang digunakan pelaku untuk menimbang sabu tersebut.
“Pelaku berikut barang buktinya sudah diamankan di Polres. Dan sementara ini, pelaku Joko masih menjalani pemeriksaan petugas penyidik untuk dilakukan pengembangan kasusnya,” sambung dia.
Ipda Sardinata pun menegaskan, atas perbuatannya pelaku Joko dapat dikenakan dalam Undang-undang (UU) RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika dengan Pasal 114 dan Pasal 112. “Pelaku yang menjadi terduga kurir ini juga dapat kita jerat dengan ancaman hukuman minimal 5 tahun penjara,” tegasnya.
Sementara itu, pelaku Joko saat diintrogasi petugas juga telah mengakui segala perbuatannya. Menurut Joko, barang haram tersebut dipesan oleh seseorang untuk diantarkan ke Kompleks Perumahan Vina Sejahtera, Gunung Ibul. “Baru inilah pak, barang ini tadinyo nak kuantarke tempat E (inisial, red),” sebutnya sembari kepalanya menunduk seakan menyesali perbuatannya itu. (07)

News Feed